Acara serah terima jabatan ini berlangsung di Gedung Rimbawan II, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada tanggal 6 Februari 2025. Sebelumnya, Muhammad Zainal Arifin menjabat sebagai direktur Konservasi Tanah dan Air.
Pada Kamis, 23 Januari, ia dilantik oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, untuk menduduki jabatan sekretaris di Direktorat Jenderal PDASRH itu.
Muhammad Zainal Arifin mengatakan bahwa kegiatan serah terima jabatan ini merupakan momentum penting dalam reformasi organisasi serta penerapan kebijakan efisiensi anggaran yang telah dicanangkan pemerintah terutama di Kementerian Kehutanan.
Ia mengatakan bahwa sebagai aparatur sipil negara (ASN) harus selalu siap dalam menghadapi perubahan dengan menyesuaikan diri terhadap dinamika organisasi dan meningkatkan profesionalisme kerja.
Dia juga menekankan, dalam rangka mendukung kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah, ASN di lingkungan Ditjen PDASRH diharapkan untuk lebih bijak dalam penggunaan anggaran tanpa mengorbankan kualitas kerja dan layanan publik.
"Besar harapan kami melalui reformasi organisasi dan kebijakan efisiensi anggaran ini, diharapkan ASN di lingkungan Ditjen PDASRH dapat lebih adaptif, inovatif, dan profesional dalam menjalankan tugasnya," harapnya.
"Keberhasilan reformasi ini akan sangat bergantung pada komitmen dan sinergi seluruh ASN dalam mendukung pemerintahan yang lebih efektif dan berdampak luas bagi masyarakat serta lingkungan,” tambahnya.
Pengangkatan Muhammad Zainal Arifin menjadi sekretaris Direktorat Jenderal PDASRH, Kementerian Kehutanan itu disambut gembira oleh Keluarga Alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (Kagamahut) Kaltim.
Mereka pun berkumpul di Samarinda, Minggu (2/2), di My Kopi-O! untuk merayakannya sekaligus sebagai bentuk syukur. Ide acara ini datang dari Sukartiningsih, wakil Rektor II Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.
Muhammad Zainal Arifin yang datang pada kegiatan itu menyatakan mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiasi Wakil Rektor II Bidang Umum, Sumber Daya Manusia dan Keuangan Unmul, Sukartiningsih.
“Saya bersyukur dan beruntung karena diberikan amanah menjadi pj bupati PPU dan ini jalan dari Allah juga. Lebih beruntung dapat memperkaya dengan wawasan kepemerintahan di kabupaten," kata Muhammad Zainal Arifin berbagi pengalaman.
Baca Juga: Pakta Integritas Pembiayaan Kredit Usaha Alsintan Belum Sampai ke Bank Cabang, Urung Diteken Menteri
“Ini sangat luar biasa, jangan takut untuk masuk ke dunia pemerintahan walaupun saya orang teknis di lapangan. Tapi ternyata ketika berada di administrasi pemerintahan merupakan ladang untuk bekerja luar biasa terutama bidang kehutanan, karena hampir semua indikator kinerja kepala daerah baik itu terkait stunting, inflasi, dan sebagainya tidak terlepas dari kualitas lingkungan hidup, kualitas sistem penyangga kehidupan manusia,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Umum, Sumber Daya Manusia dan Keuangan Unmul, Sukartiningsih menyampaikan bahwa sebagai alumni kagamahut, pertemuan rutin dilakukan untuk menjalin silaturahmi agar lebih erat antara senior dan junior.
“Pada akhirnya menjadi suatu network yang bagus untuk kinerja masing-masing di Kaltim pada khususnya dalam rangka membangun Bumi Etam,” kata Sukartiningsih. (*)
Editor : Almasrifah