Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tak Hanya Rumah, Infrastruktur Ikut Terdampak! Banjir di Lawelawe Bikin Warga Was-Was

Ari Arief • Sabtu, 8 Maret 2025 | 17:14 WIB
Tim gabungan melakukan pendataan, identifikasi, penyerahan bantuan logistik kepada korban terdampak, dan pemantauan TMA.
Tim gabungan melakukan pendataan, identifikasi, penyerahan bantuan logistik kepada korban terdampak, dan pemantauan TMA.

 

KALTIMPOST.ID, Banjir melanda Kelurahan Lawelawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Jumat (7/3/2025) sore.

Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis malam hingga Jumat pagi, ditambah air kiriman dari hulu sungai, menyebabkan meluapnya Sungai Lawelawe dan merendam puluhan rumah warga di RT 01 dan RT 05.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, banjir terjadi sekira pukul 16.00 Wita dan merendam 14 rumah yang dihuni 18 kepala keluarga (KK) atau 57 jiwa. Rinciannya, 6 rumah di RT 01 (9 KK/25 jiwa) dan 8 rumah di RT 05 (9 KK/32 jiwa).

 Baca Juga: Siksa Istri Sampai Luka-Luka, Pria asal Paser Ini Ditangkap di Polsek Cina

"Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi terjadi sejak Kamis malam hingga Jumat pagi di wilayah Kelurahan Lawelawe, beserta dengan air kiriman dari hulu sungai, mengakibatkan meluapnya air sungai/drainase dan berdampak pada naiknya tinggi muka air pada rumah warga yang berada di pada area rendah dan sekitar bantaran sungai," jelas Muhammad Sukadi Kuncoro, Sabtu (8/3).

Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan 1 unit jembatan akses penyeberangan RT 01 dan RT 05 mengalami ambles.

Sukadi melaporkan, pada Sabtu (8/3) pukul 10.16 Wita, kondisi terkini tinggi muka air (TMA) di wilayah terdampak banjir sudah surut dan tidak ada lagi air tergenang di halaman maupun di dalam rumah warga.

 Baca Juga: Profil Aulia Rahman Basri, Sosok yang Mengemuka sebagai Calon Pengganti Edi Damansyah di PSU Pilkada Kukar

"Secara keseluruhan kondisi terkini TMA di wilayah terdampak banjir sudah surut dan tidak ada lagi air tergenang di halaman rumah," ungkapnya.

BPBD PPU bersama unsur terkait seperti Kodim 0913/PPU, Kelurahan Lawelawe, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT, dan warga telah melakukan upaya penanganan.

Tim gabungan melakukan pendataan, identifikasi, penyerahan bantuan logistik kepada korban terdampak, dan pemantauan TMA.

"Setelah laporan masuk ke Pusdalops BPBD, Tim BPBD PPU langsung menuju ke lokasi dan berkoordinasi dengan semua unsur terkait," kata Sukadi.

BPBD PPU mengerahkan 3 unit mobil operasional dan peralatan penanggulangan bencana untuk membantu penanganan banjir.

 Baca Juga: Terungkap! Kilang Minyak RI Dibangun Dekat Singapura, Ternyata Ini Alasannya

Sukadi menjelaskan, banjir ini dipicu oleh hujan deras yang telah diperingatkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini pada Kamis (6/3) dan Jumat (7/3) tentang potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kecamatan Penajam, PPU. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#cuaca ekstrem #BPBD PPU #Banjir Penajam #Lawelawe