Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rumah di PPU Ambruk Diterjang Erosi, Keluarga Korban Terancam Kehilangan Tempat Tinggal!

Ari Arief • Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:43 WIB
AMBRUK: Tim gabungan BPBD PPU saat berada di lokasi ambruknya sebuah rumah di Maridan, Sepaku, PPU, akibat tergerus erosi air laut.
AMBRUK: Tim gabungan BPBD PPU saat berada di lokasi ambruknya sebuah rumah di Maridan, Sepaku, PPU, akibat tergerus erosi air laut.

 

KALTIMPOST.ID, Sebuah rumah di RT 01, Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), ambruk pada Sabtu (22/3) dini hari.

Bencana ini disebabkan oleh erosi tanah yang dipicu oleh pasang surut air laut. Akibatnya, satu keluarga yang terdiri dari lima jiwa kehilangan tempat tinggal.

Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, rumah milik Safriansyah (50) tersebut ambruk pada pukul 01.30 Wita. Bagian dapur rumah berukuran 10x8 meter mengalami kerusakan parah.

“Erosi tanah akibat pasang surut air laut terjadi secara bertahap, dimulai dari pelemahan tanah, kemiringan tiang penyangga, hingga ketidakseimbangan struktur yang akhirnya menyebabkan rumah roboh,” kata Kepala Pelaksana BPBD PPU, M. Sukadi Kuncoro kepada Kaltim Post, sekira pukul 19.24 Wita, Sabtu (22/3).

 Baca Juga: Ifan Seventeen Ungkap Alasan Terima Tawaran Dirut PFN yang Ditolak Banyak Kandidat

Dijelaskannya, kejadian bermula ketika tanah di sekitar rumah Safriansyah mengalami pelemahan akibat erosi yang terus-menerus.

Tiang-tiang penyangga rumah pun mulai miring, dan akhirnya struktur rumah menjadi tidak stabil.

Pada Sabtu dini hari, bagian dapur rumah ambruk, menyebabkan kerusakan berat.

Akibat kejadian ini, keluarga Safriansyah yang terdiri dari lima orang harus mengungsi.

Mereka kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerugian materiil yang cukup besar.

Dijelaskannya pula, tim gabungan dari BPBD PPU, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pos Maridan, serta aparat desa segera turun ke lokasi setelah menerima laporan.

Mereka melakukan identifikasi dan pendataan korban terdampak, serta memberikan imbauan kepada pemilik rumah agar berhati-hati dan waspada karena kondisi bangunan yang tidak stabil.

 Baca Juga: Kampung Inggris PPU Gelar Eketion III/2025, Jadi Jalan Pelajar Kaltim Menuju Kancah Nasional

“Kami juga memberikan bantuan logistik kepada keluarga Safriansyah untuk meringankan beban mereka,” tambah Sukadi Kuncoro.

BPBD PPU mengerahkan satu unit mobil operasional dan peralatan penanggulangan bencana ke lokasi kejadian. 

BPBD PPU mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah pesisir untuk selalu waspada terhadap potensi erosi tanah akibat pasang surut air laut.

Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan jika melihat tanda-tanda erosi atau potensi bencana lainnya. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#BPBD PPU #erosi #Rumah di PPU Ambruk #ppu #bencana alam