Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kapolda Kaltim Luncurkan "Polisi Etam", Hadir dengan Hati, Melayani dengan Aksi

Ari Arief • Senin, 24 Maret 2025 | 11:40 WIB
PERKENALKAN: Kapolda Kaltim, Brigjen Pil Endar Priantoro memperkenalkan Polisi Etam dan 13 poin Commander Wish yang harus dijalankan jajaran kepolisian Polda Kaltim.
PERKENALKAN: Kapolda Kaltim, Brigjen Pil Endar Priantoro memperkenalkan Polisi Etam dan 13 poin Commander Wish yang harus dijalankan jajaran kepolisian Polda Kaltim.

KALTIMPOST.ID, Kapolda Kaltim Brigjen Pol Endar Priantoro menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang adil dan beradab, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Hal ini disampaikan dalam Commander Wish Kapolda Kaltim melalui video conference kepada pejabat utama Polda Kaltim, perwira menengah, serta seluruh Kapolres di jajaran Polda Kaltim, setelah memimpin apel perdana di Halaman Mapolda Kaltim, Kamis (20/3).

Pada apel perdana tersebut, Endar Priantoro yang merupakan lulusan akademi kepolisian (akpol) tahun 1994 memperkenalkan diri serta menyampaikan harapan baru dalam pengelolaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di Kaltim.

Dalam arahannya, ia menekankan tiga belas poin utama yang harus menjadi pedoman seluruh personel Polda Kaltim.

Ke-13 poin utama Commander Wish Kapolda Kaltim yakni:

  1. Soliditas Internal-Meningkatkan loyalitas kepada institusi Polri dengan menerapkan prinsip reward dan punishment yang tegas dan terukur.
  2. Dukungan terhadap IKN-Menjaga keamanan dan ketertiban, berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, serta mengantisipasi konflik sosial.
  3. Fokus pada Kamtibmas-Menekan angka kriminalitas dengan pendekatan preemtif dan preventif, mengoptimalkan patroli di wilayah rawan, serta menegakkan hukum secara tegas namun humanis.
  4. Penguatan Transformasi Digital-Mengembangkan aplikasi pelayanan masyarakat serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung penegakan hukum.
  5. Manajemen Media-Mengelola tren persepsi publik untuk meminimalkan sentimen negatif terhadap Polri serta menjalin kemitraan strategis dengan media lokal.
  6. Membangun Kepercayaan Publik-Meningkatkan kualitas layanan, menegakkan hukum secara adil dan transparan, serta mempererat hubungan humanis dengan masyarakat.
  7. Perhatian Khusus pada Wilayah Prioritas-Meningkatkan kehadiran Polri melalui program community policing serta memfokuskan pengamanan di perbatasan dan daerah rawan konflik.
  8. Penegakan Hukum Berkeadilan-Mengedepankan kepastian hukum, kemanfaatan hukum, dan keadilan restoratif guna menciptakan harmoni sosial.
  9. Sinergitas dengan Stakeholder-Berkoordinasi secara efektif dengan seluruh pihak dalam mengelola keamanan dan ketertiban masyarakat.
  10. Tindakan Kepolisian Berbasis Kemanusiaan-Mengedepankan pelayanan yang responsif dan berbasis keterlibatan masyarakat.
  11. Mengawal Kebijakan Pemerintah-Mendukung program ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, serta program makan siang bergizi.
  12. Pengkondisian Masa Transisi Pemerintahan-Mengantisipasi potensi gangguan terhadap kebijakan pemerintah dan menangani narasi negatif secara profesional.
  13. Mewujudkan Tata Kelola Polri yang Profesional-Mengelola keuangan secara transparan, menerapkan merit system dalam pembinaan SDM, serta mengoptimalkan sarana dan prasarana.

Perwira tinggi polri kelahiran Kota Purwokerto, Jawa Tengah dengan pengalaman berdinas selama kurang lebih 12 tahun di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini juga memperkenalkan program Polisi Etam dengan slogan “Hadir dengan hati, melayani dengan aksi”.

Polisi Etam memiliki nilai-nilai Empati, Terampil, Akomodatif, dan Mulia sebagai landasan pelayanan kepolisian di Kaltim.

Penjabarannya: Empati-Polisi yang memahami dan peduli terhadap masyarakat dengan aktif membangun komunikasi serta responsif terhadap situasi darurat.

Terampil-Polisi yang profesional, sigap, dan terlatih dalam tugasnya dengan menerapkan strategi pengamanan berbasis teknologi.

Akomodatif-Polisi yang mudah dijangkau, siap melayani, dan mengoptimalkan teknologi untuk pelayanan yang lebih baik.

Mulia-Polisi yang mengabdi dengan iman, menjalankan amanah dengan keikhlasan, serta menjunjung tinggi etika dan transparansi hukum.

“Program ini bisa diketahui oleh masyarakat luas di Kaltim dan berharap segera bisa di aktualisasikan oleh seluruh personel Polda Kaltim sampai dengan personel yang ada di polsek serta para bhabinkamtibmas,” kata Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Yuliyanto seperti dikutip media ini, Senin (24/3).

Editor : Hernawati
#polda kaltim #Commander Wish Kapolda #program polisi etam