Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ketersediaan Pangan di PPU Stabil di Tengah Tantangan Distribusi

Ari Arief • Rabu, 9 April 2025 | 13:47 WIB
Salah satu bahan pangan pokok yakni beras masih dalam kondisi stabil.
Salah satu bahan pangan pokok yakni beras masih dalam kondisi stabil.

KALTIMPOST.ID, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaporkan kondisi ketersediaan pangan di wilayahnya dalam laporan minggu kelima Maret 2025.

Kepala Disketapang PPU, Mulyono, menyampaikan bahwa secara umum, ketersediaan bahan pangan pokok di PPU masih dalam kondisi stabil, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam distribusi.

"Kami terus memantau dan mengevaluasi kondisi ketersediaan pangan di PPU untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi," kata Mulyono dalam keterangannya yang diterima Kaltim Post, Rabu (9/4).

Berdasarkan data yang dihimpun, beberapa bahan pangan pokok tercatat memiliki ketersediaan yang cukup baik.

Beras premium dan medium, misalnya, memiliki stok yang signifikan dengan ketersediaan mencapai 4.246 ton, sementara kebutuhan mingguan hanya 335,50 ton.

Bahan pangan lain seperti minyak goreng dan gula pasir juga tercatat memiliki neraca positif, dengan ketersediaan melebihi kebutuhan konsumsi.

Namun, Mulyono juga menyoroti adanya tantangan dalam distribusi beberapa komoditas.

“Distribusi cabai keriting dan cabai rawit merah menjadi perhatian kami karena harga yang relatif tinggi, yaitu Rp 73.000 dan Rp 120.000 per kilogram. Kami sedang mencari solusi untuk menstabilkan harga dan memastikan pasokan yang lancar,” jelasnya.

Laporan yang diterima media ini juga mencatat harga beberapa bahan pangan pokok.

Beras premium dijual dengan harga Rp 17.000 per kilogram, sementara jagung untuk pakan ternak kecil dihargai Rp 6.600 per kilogram.

Mulyono menjelaskan bahwa beberapa faktor, seperti kondisi cuaca dan jarak tempuh, menjadi hambatan dalam distribusi yang mempengaruhi harga.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengatasi hambatan distribusi dan menjaga stabilitas harga pangan di PPU,” kata Mulyono.

Disketapang PPU, lanjutnya, berkomitmen untuk terus berupaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.

Beberapa langkah yang diambil meliputi pemantauan rutin terhadap ketersediaan dan harga pangan di pasar; koordinasi dengan distributor dan petani untuk memastikan pasokan yang lancar; melakukan intervensi pasar jika diperlukan untuk menstabilkan harga.

“Kami mendorong pengembangan pertanian lokal untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di PPU," kata Mulyono, menandaskan.

Editor : Hernawati
#Ketersediaan Bahan Pangan #Disketapang