KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Roda kepemimpinan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Tim Pembina Posyandu, Bunda PAUD, Bunda Literasi, serta Forum Kabupaten Sehat masa bakti 2025–2030, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergulir.
Kini, Dewi Yuliana resmi memimpin, setelah dilantik secara resmi oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, di Gedung Graha Pemuda, Kecamatan Penajam, Sabtu (26/4/2025).
Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, Sekda PPU, Tohar, unsur Forkopimda, para asisten, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan lainnya.
Acara pengukuhan semakin khidmat dengan pembacaan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan, serta penyematan selempang Bunda Literasi Kabupaten PPU.
Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan titik awal dari komitmen besar untuk memperkuat pemberdayaan keluarga, mengembangkan ekonomi kreatif, serta meningkatkan layanan pendidikan anak usia dini dan literasi masyarakat.
"Kami yakin dengan kolaborasi yang kuat dan kerja keras bersama, kita dapat mewujudkan PPU yang unggul, berkeadilan, dan berdaya saing, terlebih dalam menyongsong posisi strategis sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN)," tegas Mudyat.
Ia juga menggarisbawahi peran strategis TP-PKK, Dekranasda, Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Forum Kabupaten Sehat dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya upaya menurunkan angka stunting, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan memperkuat ketahanan pangan lokal.
Pemerintah Kabupaten PPU berkomitmen penuh untuk menyelaraskan program kerja organisasi-organisasi tersebut dengan arah pembangunan daerah.
"Kami berharap seluruh program dapat berjalan seiring dengan visi pembangunan daerah, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan," tambah Bupati Mudyat.
Ia menyebut, pemerintah daerah optimistis, sinergi kuat antara TP-PKK, Dekranasda, Bunda PAUD, Bunda Literasi, Forum Kabupaten Sehat, serta seluruh elemen masyarakat akan mempercepat terwujudnya PPU yang maju, lestari, dan berwibawa menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten PPU, Dewi Yuliana, menyampaikan komitmen seluruh pengurus untuk menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dan semangat baru.
"Ini adalah momen strategis untuk membangun sinergi nyata demi kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat baru dan kerja ikhlas, Insya Allah kita dapat melanjutkan program-program strategis serta menghadirkan berbagai inovasi," ujar Dewi.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan lintas sektor untuk bersatu mendukung berbagai program kerja, memperkuat peran keluarga, mendorong ekonomi kreatif berbasis kerajinan lokal, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat dan produktif.
"Dengan semangat baru yang diusung, TP-PKK Kabupaten PPU dan organisasi mitra diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di seluruh penjuru PPU," imbuhnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo