KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Seorang remaja laki-laki bernama Andy Syahputra (15), warga Sepan, Kecamatan Penakajam, Penajam Paser Utara (PPU), menjadi korban tragis setelah diterkam buaya saat berenang di sungai yang terletak di Jalan Proyek RT 14, Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam.
Peristiwa nahas ini terjadi pada hari Jumat (9/5) sekitar pukul 17.00 Wita.
Informasi yang dihimpun dari laporan kejadian menyebutkan bahwa sebelum kejadian, korban bersama empat orang temannya, yakni Rido, Revan, Arlin, dan Rizky, datang ke sungai tersebut sekitar pukul 16.00 Wita untuk mandi dan berenang.
Setelah beberapa waktu berenang, teman-teman korban naik ke jembatan dan mengajak Andy untuk ikut naik.
Namun, korban memilih untuk tetap berenang di sungai. Tak lama kemudian, teman-teman korban selesai berpakaian dan Rido melihat ke arah sungai, namun Andy sudah tidak terlihat.
Sempat melakukan pencarian di pinggir sungai selama sekitar 20 menit, Revan tiba-tiba melihat seekor buaya muncul di permukaan air dengan kaki korban berada di dalam mulutnya. Sontak, teman-teman korban panik dan segera meminta bantuan warga sekitar.
Warga bersama anggota Pospol Sotek yang menerima informasi tersebut langsung bergerak cepat melakukan pencarian menggunakan perahu di sekitar lokasi korban terakhir terlihat. Sekitar pukul 17.50 Wita, korban berhasil ditemukan oleh warga dan segera dilarikan ke Puskesmas Sotek.
Namun, setibanya di puskesmas, tim medis menyatakan bahwa Andy Syahputra telah meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di RT 03, Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, PPU sekitar pukul 18.40 Wita.
Pihak kepolisian dari Pospol Sotek telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pencarian korban bersama warga, mendata saksi-saksi, dan mengantar korban ke Puskesmas Sotek.
Kejadian tragis ini menjadi pengingat akan bahaya keberadaan buaya di perairan sungai wilayah tersebut dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro saat dihubungi Kaltim Post sekira pukul 22.26 Wita, Jumat (9/5) membenarkan informasi tersebut. "Benar, korban meninggal dunia," jelasnya.
Personel BPBD PPU juga berada di lapangan untuk melakukan pemantauan dan bantuan lain yang diperlukan. Berdasarkan informasi jenazah Andy Saputra akan dimakamkan Sabtu (10/5).(*)