Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Piala Dunia 2026

Masjid Al-Muhajirin di Sepaku Jadi Harapan Baru Peradaban Islami di IKN

Romdani. • Rabu, 14 Mei 2025 | 22:26 WIB
SELESAI DIBANGUN: Waris Muin menyalami Ustaz Das’ad Latief saat peresmian Masjid Al-Muhajirin di Sepaku.
SELESAI DIBANGUN: Waris Muin menyalami Ustaz Das’ad Latief saat peresmian Masjid Al-Muhajirin di Sepaku.

KALTIMPOST.ID-Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin menghadiri peresmian Masjid Al-Muhajirin di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, PPU, Senin (12/5). Kegiatan itu dirangkaikan dengan Silaturahmi Syawal 1446 H keluarga besar PGRI Sepaku.

Dengan mengusung tema, “Sinergi Guru dan Umat dalam Membangun Peradaban Islami di Ibu Kota Nusantara”, acara itu menjadi momen bersejarah bagi warga Sepaku.

Dalam sambutannya, Waris menyampaikan kebanggaan atas selesainya pembangunan masjid. Dia menyebut masjid itu sebagai simbol kekompakan masyarakat Desa Sukaraja.

“Peresmian masjid ini bukan hanya menandai selesainya sebuah bangunan. Tetapi awal dari kehidupan rohani dan sosial yang lebih bermakna,” ucapnya.

“Masjid adalah jantung umat, pusat nilai-nilai ilahiyah dan kemanusiaan. Itu adalah buah dari keikhlasan dan kerja keras warga Sukaraja,” ujarnya.

Lebih jauh, Waris menyoroti peran penting guru dalam membangun peradaban, terutama di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tengah berkembang.

“PGRI harus menjadi rumah perjuangan guru. Guru tidak hanya mendidik di kelas, tetapi juga membangun akhlak dan karakter anak bangsa,” tegasnya. “Masjid dan lembaga pendidikan harus bersinergi membentuk generasi Islami yang unggul di tengah arus globalisasi,” sambungnya.

Wabup juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keberlangsungan fungsi masjid.

“Mari kita jadikan masjid ini sebagai pusat spiritual, pusat sosial, dan pusat peradaban. Itu adalah warisan iman dan amal saleh yang harus kita jaga bersama, demi generasi kita di masa depan,” pungkasnya.

Acara peresmian turut dihadiri Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin, dan Staf Ahli Gubernur Kaltim drh Arif Murdiatno.

Hadir pula tokoh masyarakat seperti ketua MUI, Baznas, kepala Dinas Pendidikan PPU, dan unsur FKPD PPU.

Arif Murdiatno yang mewakili gubernur Kaltim secara simbolis menandatangani prasasti peresmian masjid.

“Pemerintah provinsi sangat mengapresiasi peran masyarakat dalam membangun sarana keagamaan seperti ini, apalagi di kawasan penyangga IKN,” ujar Arif.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemkab PPU menyerahkan santunan kepada 45 duafa. Sementara PGRI Sepaku memberikan bantuan kepada 25 anak yatim piatu.

Acara ditutup dengan tausiah Ustaz Das’ad Latief yang menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya ukhuwah Islamiyah dan menjadikan masjid sebagai tempat pembinaan umat.

“Masjid bukan hanya tempat salat, tapi pusat perubahan sosial dan pendidikan. Di sinilah peradaban dimulai,” serunya di hadapan jamaah.

Antusiasme warga dari berbagai kalangan membuat suasana semakin khidmat dan semarak.

Semangat gotong royong dan religiusitas masyarakat Sukaraja terlihat nyata, memperkuat harapan besar agar desa ini menjadi desa religius, tangguh, dan berdaya saing, sejalan dengan visi IKN sebagai pusat peradaban baru. (ami/rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #peradaban baru #Kutai Barat