Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di PPU Difokuskan di Pantai Tanjung Jumlai, Soroti Isu Sampah Plastik

Ahmad Maki • Sabtu, 7 Juni 2025 | 13:10 WIB
BERSIH-BERSIH: Pemkab PPU menginisiasi bersih pantai di kawasan wisata Tanjung Jumlai untuk memeringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
BERSIH-BERSIH: Pemkab PPU menginisiasi bersih pantai di kawasan wisata Tanjung Jumlai untuk memeringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dengan kegiatan bersih-bersih pantai yang dipusatkan di Pantai Tanjung Jumlai, Kamis (5/6/2025).

Aksi ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap isu nasional, yaitu pencemaran lingkungan akibat sampah plastik.

Kepala DLH PPU Safwana menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Pantai Tanjung Jumlai sebagai titik utama kegiatan didasarkan atas pertimbangan volume sampah yang cukup tinggi di kawasan tersebut.

“Dari Kementerian Lingkungan Hidup memang ada beberapa lokasi yang direkomendasikan untuk kegiatan ini, seperti bantaran sungai, sekolah, tempat ibadah, dan pantai. Di PPU, kami fokuskan di Pantai Tanjung Jumlai karena memang di sini kita lihat timbunan sampahnya cukup banyak,” jelas Safwana.

Tahun ini, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengusung tema hentikan sampah plastik. Tema ini dianggap relevan dengan kondisi lingkungan saat ini, mengingat plastik merupakan salah satu jenis sampah yang paling sulit terurai.

“Sampah plastik bisa memakan waktu hingga ratusan tahun untuk terurai. Itu sebabnya kita harus benar-benar serius menanganinya,” tambah Safwana.

Dalam acara tersebut, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Rofiq, yang menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam upaya pengurangan sampah plastik.

Tidak hanya di Pantai Tanjung Jumlai, kegiatan bersih-bersih serupa juga dilakukan secara serentak oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perguruan tinggi seperti Universitas Gunadarma, hingga ke tingkat kelurahan dan desa. Bahkan, sejumlah perusahaan di wilayah PPU turut ambil bagian dalam aksi lingkungan ini.

“Semua kegiatan ini akan kami rekap dan laporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup. Termasuk data jumlah timbunan sampah yang berhasil dikumpulkan,” ujar Safwana.

Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Khususnya dari ancaman jangka panjang seperti sampah plastik,” imbuhnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#pantai tanjung jumlai #penajam paser utara #hari lingkungan hidup #sampah plastik