KALTIMPOST.ID, Warga Penajam Paser Utara (PPU) bersiaplah untuk pesta hadiah! Pertamina Patra Niaga Kalimantan bekerja sama dengan Danantara Indonesia, menggelar program menarik “Gebyar Trade-In: Ayo Tukar Tabung Dapat Hadiah Sepeda Motor” di Taman Alun-Alun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU di Jl. Propinsi, Km 9, Nipahnipah, Kecamatan Penajam, pada Kamis-Jumat, 3-4 Juli 2025.
Program ini tidak hanya menawarkan kesempatan memenangkan sepeda motor, tetapi juga hadiah langsung tanpa diundi bagi peserta yang beruntung.
Berdasarkan pamflet yang diterima Kaltim Post dan telah disebar ke grup-grup WhatsApp (WA) dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, Rabu (2/7), dijelaskan, acara ini dijadwalkan berlangsung dari pukul 10.00-12.00 Wita, dan saat ini menjadi sorotan utama bagi masyarakat yang ingin menukarkan tabung gas kosong mereka.
Dengan mekanisme yang sangat menguntungkan, peserta hanya perlu menukarkan dua tabung Bright Gas ukuran 3 kilogram untuk mendapatkan gratis satu tabung Bright Gas ukuran 5,5 kilogram.
Ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan pasokan gas lebih besar dengan harga yang lebih hemat.
Namun, daya tarik utama dari Gebyar Trade-In ini adalah undian berhadiah sepeda motor.
Setiap transaksi penukaran Bright Gas 3 kilogram akan secara otomatis menjadi kupon undian untuk membawa pulang motor impian.
Tak hanya itu, sebagai apresiasi langsung, Pertamina juga memberikan hadiah tambahan berupa minyak goreng Bosku dan voucher refill tabung gas tanpa diundi bagi pembeli yang berpartisipasi.
Ini adalah bukti komitmen Pertamina untuk memberikan nilai lebih kepada konsumen setianya.
Dalam pamflet juga dijelaskan syarat dan ketentuan mudah untuk mengikuti kegiatan ini.
Pertamina telah menetapkan syarat dan ketentuan yang mudah agar sebanyak mungkin masyarakat dapat berpartisipasi.
Yaitu, follow akun Instagram @Energizingborneo dan mendaftarkan diri melalui link Google Form yang tersedia di bio akun tersebut.
Hadiah langsung setiap konsumen yang melakukan transaksi akan mendapatkan minyak goreng. Pemenang doorprize sepeda motor akan diundi pada bulan Agustus 2025.
Sementara itu, masih dalam rangkaian yang sama, Kepala Diskukmperindag PPU, Margono Hadi Sutanto telah mengirim surat pemberitahuan kepada empat camat yang ada di daerah ini agar menyebarkan informasi tersebut ke masyarakat, 1 Juli 2025.
Disebutkannya, dalam upaya menstabilkan ketersediaan gas elpiji dan meringankan beban masyarakat, Pemkab PPU melalui dinas yang dipimpinnya kembali menggelar program Trade-In Tabung Gas Bersubsidi.
Program inovatif ini memungkinkan masyarakat untuk menukarkan dua tabung gas elpiji 3 kilogram subsidi mereka dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram, bahkan disertai bonus menarik berupa minyak goreng gratis.
Kegiatan yang bertajuk "Program Pelaksanaan Program Trade-In" ini akan dilangsungkan selama dua hari, yaitu pada 3 dan 4 Juli 2025, mulai pukul 10.00-12.00 Wita.
Lokasi pelaksanaannya adalah di Taman Alun-Alun Penyembolum PPU, bertepatan dengan perayaan Penajam Paser Utara Festival (PPU Fest) ke-3 tahun 2025.
Bagaimana cara kerjanya?
Masyarakat yang ingin berpartisipasi cukup membawa dua tabung gas elpiji 3 kilogram beserta KTP asli. Kemudian, mereka akan mendapatkan satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram dengan membayar selisih harga sebesar Rp 105.000.
Yang menarik, setiap konsumen yang melakukan trade-in juga akan diberikan minyak goreng gratis (selama persediaan masih ada).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab PPU dengan PT. Pertamina Patra Niaga, menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.
“Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat Penajam Paser Utara, khususnya dalam memenuhi kebutuhan gas rumah tangga dengan lebih efisien,” kata Margono Hadi Sutanto.
Kuota penukaran tabung Bright Gas 5,5 kilogram terbatas, oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk datang lebih awal agar tidak kehabisan.
Program ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada gas elpiji 3 kilogram subsidi dan mendorong penggunaan gas non-subsidi.
Editor : Hernawati