Operasi yang akan bergulir selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, ini secara khusus membidik pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan serius.
Operasi ini digelar untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan, sekaligus menyokong visi besar Indonesia Emas 2045.
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara saat dikonfirmasi melalui Kasat Lantas Polres PPU, AKP Rhondy Hermawan menegaskan, bahwa Operasi Patuh Mahakam 2025 merupakan momen krusial untuk menguatkan kesadaran masyarakat akan vitalnya keselamatan di jalan.
“Fokus utama operasi kali ini adalah penindakan tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran kasat mata yang seringkali menjadi pemicu kecelakaan fatal,” kata AKP Rhondy Hermawan, Jumat (11/7).
Diungkapkannya, operasi ini akan memprioritaskan penindakan terhadap beberapa pelanggaran kunci, yaitu penggunaan ponsel saat berkendara oleh pengemudi atau pengendara bermotor; pengendara di bawah umur, khususnya pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor; berboncengan lebih dari satu orang bagi pengendara sepeda motor; tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia (SNI) oleh pengendara sepeda motor.
Kemudian, tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, berkendara di bawah pengaruh alkohol; melawan arus lalu lintas; penggunaan pelat nomor palsu atau tidak terpasang; dan modifikasi kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, seperti penggunaan knalpot brong.
Lebih lanjut, Kasat Lantas Polres PPU, Rhondy Hermawan menekankan bahwa Operasi Patuh Mahakam tidak semata-mata bersifat represif.
Sebaliknya, operasi ini juga mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif melalui berbagai sosialisasi kepada masyarakat.
“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, demi diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, budaya tertib berlalu lintas bukan sekadar soal mematuhi aturan. Ini adalah kontribusi nyata dalam membangun peradaban bangsa menuju masa depan yang gemilang.
“Mewujudkan Indonesia Emas bukan hanya tugas pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat. Dan tertib berlalu lintas adalah langkah kecil namun strategis untuk menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan berkarakter,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2025 ini, Polres PPU berharap dapat mewujudkan lalu lintas yang aman, lancar, dan tertib.
Lebih dari itu, operasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif menuju bangsa yang lebih disiplin dan maju. (*)
Editor : Almasrifah