KALTIMPOST.ID, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setkab PPU, Nicko Herlambang, menyambut kunjungan kerja jajaran Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kantor Bupati PPU, Kamis, 10 Juli.
Kunjungan ini menandai langkah awal sinergi strategis antara pemerintah daerah dan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, khususnya dalam konteks pengembangan Wanagama Nusantara di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan inovasi desa.
Pertemuan tersebut merupakan inisiatif untuk menjajaki berbagai potensi kolaborasi yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di PPU sebagai wilayah penyangga IKN.
Fokus utama pembahasan mencakup pengembangan Wanagama Nusantara, sebuah konsep hutan pendidikan dan penelitian yang akan menjadi bagian integral dari IKN, serta upaya pemberdayaan dan inovasi di tingkat desa.
Salah satu agenda penting dalam kunjungan ini adalah peninjauan langsung lokasi penangkaran rusa sambar yang dikelola oleh Pemkab PPU sejak tahun lalu. Penangkaran yang berlokasi di belakang Kantor Bupati PPU di Jalan Propinsi, Km 9, Nipahnipah, Kecamatan Penajam ini menarik perhatian rombongan UGM karena dinilai merepresentasikan potensi besar dalam bidang konservasi dan wisata edukasi.
Potensi ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari ekowisata dan pendidikan lingkungan di kawasan penyangga IKN.
Saat kunjungan ke penangkaran tampak hadir Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto yang diberi tugas untuk pemeliharaan rusa-rusa tersebut.
Rombongan UGM, yang terdiri dari para akademisi lintas fakultas, menyatakan ketertarikan mendalam untuk melakukan kajian komprehensif terkait berbagai aspek pembangunan daerah di PPU.
Kajian ini tidak hanya akan berpusat pada pengembangan Wanagama Nusantara di IKN, tetapi juga pada program pemberdayaan masyarakat desa guna menciptakan model inovasi yang berkelanjutan.
Para akademisi UGM juga melihat peluang besar untuk membangun model kolaborasi berkelanjutan yang dapat menjadi contoh nasional.
Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini diharapkan mampu menciptakan program-program inovatif yang tidak hanya bermanfaat bagi PPU, tetapi juga dapat direplikasi di daerah lain dalam mendukung proyek strategis nasional seperti IKN.
Menanggapi hal tersebut, Nicko Herlambang saat dikonfirmasi mengenai hal ini, ia menyatakan apresiasinya.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan niat baik dari UGM. Ini menjadi langkah awal yang penting untuk merancang program bersama yang bisa memberikan manfaat nyata, tidak hanya untuk PPU, tetapi juga dalam konteks dukungan terhadap pengembangan IKN,” ujar Nicko Herlambang, Jumat (11/7).
Kerja sama antara Pemkab PPU dan UGM, lanjut dia, diharapkan dapat menghasilkan penelitian aplikatif, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta program-program pemberdayaan masyarakat yang konkret, sejalan dengan visi pembangunan IKN Nusantara sebagai kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan.
Editor : Hernawati