Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Stok Pangan PPU Dijamin Aman Jelang Musim Kemarau, Disketapang: Beras Surplus hingga 10 Bulan

Ari Arief • Rabu, 6 Agustus 2025 | 11:08 WIB

 

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Penajam Paser Utara, Mulyono.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Penajam Paser Utara, Mulyono.

PENAJAM - Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Penajam Paser Utara (PPU), Mulyono, menyatakan bahwa stok komoditas bahan pangan di Kabupaten PPU memasuki musim kemarau ini, aman.

Ia menjelaskan bahwa data neraca ketersediaan dan kebutuhan pangan Kabupaten PPU untuk bulan Agustus 2025 menunjukkan kondisi yang tidak mengkhawatirkan.

Menurut data tersebut, stok beras di PPU aman selama 10 bulan, sementara jagung aman hingga 22 bulan. Komoditas lainnya, seperti cabai rawit merah, cabai keriting, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, minyak goreng, dan gula pasir juga dilaporkan cukup.

Berdasarkan neraca ketersediaan dan kebutuhan pangan per kabupaten/kota Provinsi Kaltim pada minggu pertama Agustus 2025, produksi beras premium dan medium di PPU mencapai 13.616 ton dengan pasokan 10,9 ton, sehingga total ketersediaan adalah 13.627 ton.

Kebutuhan beras per minggu adalah 305,00 ton, sehingga neraca mingguannya surplus 13.322,05 ton. Untuk jagung, produksinya 2,925 ton dengan pasokan 3 ton, dan kebutuhan mingguannya 0,13 ton, menghasilkan neraca surplus 2,80 ton.

Data tersebut juga mencatat ketersediaan mingguan untuk beberapa komoditas, di antaranya, bawang merah 16 ton,  bawang putih 13 ton,  cabai rawit merah 16 ton,  cabai keriting 2 ton,  minyak goreng 61 ton,  gula pasir 43 ton  Mulyono mengatakan, bahwa kebutuhan pangan di PPU didasarkan pada jumlah penduduk sementara semester pertama tahun 2024, yang berjumlah 202.067 jiwa.

“Terkhusus kebutuhan beras, insyaallah, tidak mengkhawatirkan, karena petani di PPU ada yang sudah memulai masa panen pada awal Agustus ini. Insyaallah, untuk stok beras bakal tetap aman,” kata Mulyono, menandaskan. (*)

Editor : Sukri Sikki
#kemarau #Bahan pangan #disketapang PPU #Beras Aman