Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani PPU Mulai Tanam Jagung

Ari Arief • Selasa, 12 Agustus 2025 | 12:50 WIB
TUGAL: Kelompok tani didukung personel Polres PPU memulai menanam jagung di atas lahan seluas 2 hektare dengan cara menugal. (Ist)
TUGAL: Kelompok tani didukung personel Polres PPU memulai menanam jagung di atas lahan seluas 2 hektare dengan cara menugal. (Ist)

KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Guna mendukung program ketahanan pangan, Kelompok Tani Hidup Rukun di Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), memulai penanaman jagung di lahan seluas 2 hektare.

Kegiatan di RT 07 itu dipimpin Harun, ketua kelompok tani, dan melibatkan berbagai pihak.

Acara seremonial penanaman dihadiri perwakilan dari Polres PPU, yaitu Kabag SDM Kompol Muhadi, dan Kanit Tipidkor Ipda I Wayan Nugrah. Turut hadir pula Koordinator Balai Penyuluhan Petung, Sumarno, Bhabinkamtibmas Kelurahan Nipahnipah, Bripka Paimin, serta sejumlah penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Partisipasi aktif juga terlihat dari perangkat kelurahan, ketua RT, anggota kelompok tani, hingga mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Balikpapan (Uniba), yang hal itu menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor.

Metode penanaman yang diterapkan adalah tugalan. Setiap lubang tanam diisi dengan dua bibit jagung, dengan jarak 20 sentimeter antar-tanaman dan 100 sentimeter antar-baris. Bibit ditanam secara serempak untuk menjamin pertumbuhan yang seragam dan hasil panen yang maksimal.

Mewakili Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, Kompol Muhadi menyampaikan apresiasinya yang tinggi. Ia menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar aktivitas pertanian, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani.

Dengan semangat gotong-royong, kegiatan penanaman jagung berjalan lancar dan kondusif dari awal hingga akhir, menandai dimulainya sebuah langkah nyata untuk kemandirian pangan di wilayah tersebut. (*)

Editor : Dwi Restu A
#tanam jagung #ppu #ketahanan pangan