Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

DPRD PPU Bahas KUA-PPAS 2026, APBD Diproyeksi Turun

Ahmad Maki • Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:48 WIB

Ketua DPRD PPU, Raup Muin.
Ketua DPRD PPU, Raup Muin.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, dalam rapat di Kantor DPRD PPU, Selasa (19/8/2025).

Ketua DPRD PPU, Raup Muin, mengungkapkan pembahasan KUA-PPAS kali ini diproyeksikan akan berimplikasi pada penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dibanding tahun sebelumnya.

“APBD kita pada 2025 mencapai Rp2,4 triliun. Untuk tahun 2026 kemungkinan besar ada penurunan menjadi sekitar Rp2 triliun,” jelas Raup. Menurutnya, penurunan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya kebijakan nasional terkait Dana Bagi Hasil (DBH) yang menyesuaikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga: Anggaran Sewa Hampir Rp1 Miliar, BPBD PPU Butuh Gudang untuk Logistik

“APBN tahun ini informasinya menurun, sehingga berpengaruh juga terhadap APBD daerah,” tambahnya. Raup menyebutkan, APBD PPU sempat mencapai angka tertinggi pada 2024 sebesar Rp3,1 triliun. Namun pada 2025 mengalami penurunan, dan tren tersebut diperkirakan berlanjut tahun depan.

“Masalah fiskal, inflasi, hingga adanya program-program baru dari pemerintah pusat turut memberi dampak,” ucapnya. Selain faktor eksternal, ada pula beban baru yang akan dimasukkan dalam anggaran 2026 kabupaten PPU, seperti belanja pegawai untuk tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tambahan beban ini otomatis harus disesuaikan dalam struktur APBD.

Baca Juga: Kejari PPU Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Penajam Suite Hotel

Raup menegaskan pembahasan KUA-PPAS juga diarahkan untuk menyelaraskan dengan visi-misi Bupati PPU yang baru. Ia menambahkan, program prioritas kepala daerah akan menjadi acuan dalam penyusunan anggaran hingga lima tahun ke depan.

“Kita optimistis, meski ada kemungkinan penurunan, tapi APBD tetap bisa mendukung pembangunan sesuai dengan visi-misi bupati,” tegasnya. Ia memperkirakan, kesepakatan KUA-PPAS 2026 dapat ditetapkan pada akhir Agustus 2025. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#DPRD Penajam Paser Utara #Raup Muin #APBD 2026