Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Secercah Harapan untuk Mutiara, Senyum Anak 7 Tahun yang Menanti Operasi

Ari Arief • Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:52 WIB
Mutiara
Mutiara

KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Di balik mata Mutiara yang berbinar, tersimpan kisah perjuangan hidup yang tidak mudah. Sejak lahir, gadis berusia 7 tahun asal Penajam Paser Utara (PPU) ini harus menghadapi kenyataan pahit.

Ia terlahir tanpa lubang dubur. Kondisi ini membuat Mutiara harus menjalani operasi saat baru berusia satu minggu untuk membuat saluran pembuangan kotoran sementara di perutnya.

Hidup Mutiara penuh dengan tantangan. Kedua orang tuanya telah berpisah sejak ia lahir, dan ia tinggal bersama sang nenek. Kini, ia diasuh di bawah naungan Yayasan Al Kautsar/Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Raudhatul Jannah di Perum Perusda Km 9, RT 08, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU. Meskipun mendapatkan kasih sayang dan perhatian di panti asuhan, Mutiara masih menanti sebuah harapan besar.

Untuk bisa tumbuh dan hidup normal seperti anak-anak lainnya, Mutiara membutuhkan operasi lanjutan. Sayangnya, biaya yang dibutuhkan tidak sedikit, jauh melampaui kemampuan keluarga dan yayasan. Operasi ini bukan sekadar tindakan medis, melainkan kunci untuk mengembalikan senyum Mutiara dan memberinya kesempatan untuk menjalani masa depan yang lebih sehat.

“Inilah saatnya bagi kita semua untuk menunjukkan kepedulian. Yayasan Al Kautsar mengajak seluruh masyarakat, para dermawan, dan siapa pun yang memiliki hati tulus untuk bersama-sama meringankan beban biaya operasi Mutiara. Sekecil apa pun donasi yang Anda berikan, akan menjadi secercah harapan yang sangat berarti bagi Mutiara,” kata salah satu pengurus Yayasan Al Kautsar tanpa menyebutkan namanya kepada Kaltim Post, Selasa (26/8).

Ia mengatakan bahwa donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank BRI 4582-0105-7359-537atas nama Panti Asuhan Raudhatul Jannah.

“Setiap kebaikan yang kita berikan adalah wujud nyata dari kemanusiaan. Mari jadikan uluran tangan kita sebagai jembatan bagi Mutiara untuk meraih masa depan yang layak, penuh tawa, dan tanpa penderitaan. Jangan biarkan mimpi Mutiara untuk hidup normal hanya menjadi angan. Mari bersama-sama wujudkan kebahagiaannya,” ujarnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#Penajam Paser Utara (PPU)