Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Forum Kontraktor PPU Pertanyakan Komitmen Bank dan Skema Pembayaran Proyek Pemda

Ari Arief • Rabu, 27 Agustus 2025 | 11:21 WIB

 

Forum Kontraktor PPU saat menggelar musyawarah kepengurusan baru. Tampak Eko Cahyo Riswanto (tiga kiri) terpilih sebagai ketua.   
Forum Kontraktor PPU saat menggelar musyawarah kepengurusan baru. Tampak Eko Cahyo Riswanto (tiga kiri) terpilih sebagai ketua.  
 

PENAJAM - Forum Kontraktor Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar musyawarah pada Senin, 25 Agustus, untuk memilih kepengurusan baru dan menyusun langkah strategis. Hasil musyawarah menetapkan Eko Cahyo Riswanto sebagai ketua, Agus sebagai wakil letua I, dan Iwan Camme sebagai wakil ketua II. Posisi sekretaris dipegang oleh Chaerul, sementara Baharudin dipercaya sebagai bendahara.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa isu krusial menjadi sorotan utama, termasuk kesulitan mendapatkan pinjaman dari Bankaltimtara PPU dan kejelasan skema pembayaran proyek dari pemerintah daerah. Ketua terpilih, Eko Cahyo Riswanto, menyuarakan kekecewaan forum terhadap komitmen Bankaltimtara yang dinilai mempersulit kontraktor lokal dalam mengakses pinjaman modal kerja. “Biaya yang dibebankan juga sangat besar,” tegas Eko Cahyo Riswanto, Selasa (26/8/2025).

Sebagai contoh, ia menyebutkan pinjaman senilai Rp 300 juta yang harus menanggung biaya peningkatan status dari segel ke sertifikat di notaris hingga hampir Rp 60 juta. Selain biaya yang dianggap tak wajar, persyaratan lain yang diajukan oleh bank juga dirasa sangat memberatkan para kontraktor.

Selain persoalan perbankan, Eko juga menyoroti ketidakjelasan skema pembayaran proyek pembangunan yang telah dilaksanakan. Forum ini mempertanyakan kesesuaian antara dana transfer yang masuk ke daerah dengan anggaran belanja pembangunan.

Mereka mendesak pemerintah daerah agar memberikan kejelasan, apakah pembayaran proyek bisa diselesaikan sepenuhnya tahun ini atau justru akan menggunakan skema utang yang baru akan dilunasi pada tahun berikutnya.

Untuk menindaklanjuti berbagai persoalan tersebut, Forum Kontraktor PPU berencana mengirimkan surat resmi kepada bupati PPU. Tujuannya adalah untuk mengadakan audiensi dan mendiskusikan beberapa hal teknis, terutama terkait persepsi yang sama (kesamaan pandangan) mengenai pelaksanaan pembangunan di PPU.

“Langkah ini diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi antara para kontraktor dan pemerintah daerah guna mencari solusi terbaik bagi kelancaran proyek-proyek pembangunan di masa depan,” kata Eko Cahyo Riswanto.

Sementara itu, Bagian Perkreditan Bankaltimtara PPU, Jusan, saat dikonfirmasi oleh media ini melalui platform perpesanan WhatsApp (WA) sekira pukul 15.56 Wita, Selasa (27/8) tidak memberi respons. Demikian pula ditunggu Kaltim Post hingga hari Rabu (27/8) untuk memberikan konfirmasi juga tidak dijawab.

Sehingga, belum diketahui bagaimana sikap perbankan daerah ini di dalam menyikapi keberatan Forum Kontraktor PPU. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Bankaltimtara #kontraktor #ppu