KALTIMPOST.ID, PENAJAM- Warga di sekitar Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), bakal segera bisa menikmati siaran TVRI secara digital. Stasiun relay TVRI Kalimantan Timur (Kaltim) yang terletak di Desa Gunung Intan, Babulu, dan telah mangkrak selama sekitar 15 tahun, kini siap diaktifkan kembali.
Selama bertahun-tahun, kondisi stasiun relay yang berada di atas bukit itu tampak tak terurus. Bangunan kantor dan menaranya yang kosong dan ditumbuhi semak belukar menimbulkan kesan angker. Padahal, dulu, stasiun ini pernah menjadi pusat siaran TVRI, baik program pusat maupun lokal. “Dulu, stasiun relay ini masih aktif dan siarannya masih analog. Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba dibiarkan tidak terurus bertahun-tahun,” kata Rembun, seorang warga setempat, Senin (1/9).
Namun, kini, harapan baru muncul. Stasiun yang berdiri di dekat jalan utama ini sedang dalam proses revitalisasi besar-besaran. Salah satu teknisi TVRI Kaltim, Surya, saat dikonfirmasi Kaltim Post, Senin (1/9) mengungkapkan bahwa mangkraknya stasiun relay ini sejak tahun 2010 adalah bagian dari transisi pemerintah menuju sistem siaran digital. Menurutnya, pemancar analog harus dinonaktifkan sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) “Ini harus digital karena tidak boleh analog lagi,” jelas Surya.
Baca Juga: Pengacara Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dalam Pengadaan Lahan IKN
Diungkapkannya, revitalisasi di stasiun relay Gunung Intan, bersama dua lokasi lain di Long Ikis dan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, saat ini sudah memasuki tahap akhir. Pekerjaan sipil seperti perbaikan gedung dan struktur bangunan sudah rampung sejak Maret 2025 lalu. Bangunan dan tower kini tampak diperbaiki, yang di antaranya dibuktikan dengan pengecatan baru.
Surya melanjutkan, saat ini, TVRI Kaltim hanya tinggal menunggu kedatangan peralatan pemancar yang masih berada di luar negeri. Persiapan infrastruktur di lokasi sudah lengkap, termasuk penambahan kapasitas listrik dari PLN dan pemasangan enam unit AC. “Untuk peralatan semua ada di ranah Kemenkominfo Jakarta. Nanti setelah terpasang, TVRI hanya sebagai pemakai saja,” kata Surya.
Dengan diaktifkannya kembali stasiun relay ini, harap dia, masyarakat di PPU dapat menikmati siaran TVRI dengan kualitas digital yang lebih jernih dan stabil, mengakhiri era siaran analog yang telah lama berakhir. Ini menjadi kabar baik bagi warga sekitar yang telah menantikan kehadiran kembali siaran televisi nasional di wilayah mereka. (*)
Editor : Muhammad Rizki