Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

TNI dan Polri Siaga Amankan PPU dari Aksi Demonstrasi

Ari Arief • Selasa, 2 September 2025 | 14:11 WIB

TINJAU: Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara (kanan) saat meninjau kesiapan pasukan dalam pengamanan aksi demonstrasi yang direncanakan digelar di PPU. (IST)
TINJAU: Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara (kanan) saat meninjau kesiapan pasukan dalam pengamanan aksi demonstrasi yang direncanakan digelar di PPU. (IST)

KALTIMPOST.ID, PENAJAM- Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama jajaran TNI menggelar apel gelar pasukan dalam rangka persiapan pengamanan aksi unjuk rasa yang rencananya akan berlangsung di wilayah Kabupaten PPU, Selasa (2/9). Rencananya, aksi demo oleh elemen masyarakat itu digelar sekira pukul 09.00 Wita, namun hingga jelas sore ini aksi dimaksud, sebagaimana pantauan media ini, belum tampak.

Apel yang dipusatkan di halaman Mapolres PPU tersebut dipimpin Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara. Turut hadir pejabat utama Polres PPU, kapolsek jajaran, perwakilan Kodim, serta personel gabungan dari TNI-Polri dan instansi terkait.

Apel gelar pasukan ini diawali dengan pemeriksaan barisan personel oleh kapolres PPU untuk memastikan kesiapan fisik dan mental seluruh anggota. Selain itu, dilakukan pula pengecekan kendaraan dinas, perlengkapan pengamanan, serta sarana komunikasi yang akan digunakan dalam mengawal jalannya aksi unjuk rasa.

Sebanyak ratusan personel gabungan TNI-Polri diterjunkan dalam pengamanan ini. Mereka akan ditempatkan di titik-titik strategis seperti jalur konvoi massa, lokasi unjuk rasa, hingga area vital pemerintahan dan objek publik lainnya.

Baca Juga: Tujuh Brimob Diperiksa: Sopir Rantis dan 1 Kompol yang Lindas Driver Ojol Terancam Dipecat Tidak Hormat

Dalam arahannya, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara menegaskan bahwa pengamanan ini bukanlah bentuk pembatasan terhadap kebebasan berpendapat, melainkan wujud komitmen TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami TNI-Polri siap melaksanakan pengamanan dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran aparat di lapangan bertujuan untuk memastikan unjuk rasa berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan hukum. Aspirasi masyarakat tetap kami hormati, namun ketertiban umum harus tetap dijaga bersama,” tegas Kapolres.

Kapolres juga memberikan penekanan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan sikap persuasif dan humanis dalam menghadapi massa. “Laksanakan tugas dengan hati, jangan ada yang terpancing emosi. Tunjukkan bahwa kita hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, namun tetap tegas bila ada pihak yang mencoba mengganggu kamtibmas,” tambahnya.

Baca Juga: Pengemudi Ojol Tewas Tertabrak Kendaraan Brimob saat Demo, Pakar Politik: Negara Kehilangan Sensitivitas

Lebih lanjut, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung terciptanya situasi kondusif di Kabupaten PPU.

“Kami percaya bahwa dengan sinergi TNI-Polri serta dukungan penuh masyarakat, seluruh rangkaian aksi unjuk rasa dapat berlangsung aman dan damai. Mari kita jaga kebersamaan dan kondusifitas di Bumi Benuo Taka yang kita cintai,” ujarnya.

Apel Gelar Pasukan ditutup dengan doa bersama dan arahan teknis kepada seluruh personel sesuai ploting yang telah ditentukan. Seluruh pasukan kemudian bersiap siaga untuk melaksanakan tugas di lapangan sesuai perintah operasi.

Dengan adanya apel ini, Polres PPU memastikan bahwa seluruh kekuatan telah disiagakan secara maksimal untuk mengantisipasi potensi kerawanan dan memastikan jalannya unjuk rasa berlangsung tertib, aman, dan kondusif. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#polres ppu #Polres Penajam Paser Utara #demo 2 september #penajam