KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, resmi menutup rangkaian kegiatan Merdeka Festival 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penutupan berlangsung meriah di Alun-Alun Taman Penyembolun, Kantor Bupati PPU, Minggu (14/9) malam.
Festival yang telah berlangsung sejak 30 Agustus hingga 14 September 2025 itu ditutup dengan penampilan penyanyi dangdut Lala Widy serta grup musik Aftershine.
Warga begitu antusias memenuhi kawasan alun-alun untuk menikmati malam puncak yang dikemas penuh hiburan dan semangat kebangsaan.
Dalam sambutannya, Mudyat Noor menyampaikan, sejak 80 tahun lalu para pendiri bangsa dengan keberanian, pengorbanan, dan tekad bulat memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. “Itu bukan hanya menandai lahirnya sebuah negara merdeka, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk menjaga kedaulatan dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” ujarnya.
Mudyat menegaskan, Merdeka Festival 2025 merupakan salah satu bentuk nyata perayaan kemerdekaan yang tidak hanya menampilkan kegembiraan, tetapi juga menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya, seni, kreativitas, serta kearifan lokal.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan, mengukuhkan jiwa nasionalisme, sekaligus memberi ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berprestasi,” tambahnya.
Dia juga mengajak seluruh masyarakat PPU menjadikan momentum HUT ke-80 RI sebagai ajang refleksi. “Mari bertanya pada diri sendiri, sudah sejauh mana berkontribusi bagi pembangunan bangsa, dan apa yang bisa kita lakukan ke depan untuk membawa Kabupaten Penajam Paser Utara serta Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” tutur Mudyat.
Lebih jauh, dia mengajak masyarakat untuk terus bersatu padu, bekerja keras, dan berinovasi demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Dengan mengucapkan alhamdulillahi rabbil alamin, Merdeka Festival 2025 secara resmi dinyatakan ditutup,” pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A