KALTIMPOST.ID, Gua Tapak Raja adalah salah satu objek wisata alam dan sejarah di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Keunikan dari gua ini terletak pada formasi stalaktit yang menyerupai tapak kaki raksasa.
Selain daya tarik sejarah yang dipercaya sebagai tempat pertapaan raja, gua ini kini dilengkapi beragam fasilitas modern, seperti flying fox, area kuliner, dan pemandian yang dipercaya dapat membuat awet muda.
Kepala Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, PPU, Kasiyono, Senin (15/9) mengungkapkan, perkembangan objek wisata ini dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan menggembirakan.
Grafikasi jumlah pengunjung berpotensi terus meningkat dari waktu ke waktu, dan teranyar pengelola objek wisata ini mengoperasikan motor ATV (All-Terrain Vehicle) atau juga dikenal sebagai motor segala medan.
“Ada 9 unit rencana dioperasionalkan untuk menunjang objek wisata pada hari Sabtu nanti. Rute dari kafe sampai ekoreparian ada jalan melingkar juga. Ya, kurang lebih sepanjang 400 meter,” kata Kasiyono yang juga pengelola objek wisata di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara itu.
Lokasi objek wisata ini memang berada di Desa Wonosari, Sepaku, PPU, jaraknya sekira 31 kilometer dari titik nol IKN dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam.
Keindahan utama yang ditawarkan adalah berbentuk stalaktit unik. Daya tarik utama gua ini adalah keberadaan stalaktit besar berbentuk tapak kaki manusia, yang menjadi asal-usul namanya.
Di samping itu, adalah nilai sejarah yang melekat pada gua ini memiliki nilai sejarah yang kuat karena dipercaya dulunya digunakan sebagai lokasi pertapaan pada masa kerajaan.
Ada pula aktivitas tambahan, yaitu, pengunjung dapat menikmati beragam atraksi, seperti meluncur dengan flying fox, menikmati kuliner di pujasera, berendam di area pemandian, dan bersantai di taman.
Dengan tiket masuk yang terjangkau, yaitu Rp 10.000 per orang, Gua Tapak Raja ini terus dikembangkan oleh pengelola dan pemerintah daerah.
Konsep ekowisata berbasis vegetasi asli pun diterapkan untuk menjaga keaslian lingkungan sekitar.
Pengembangan Gua Tapak Raja diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi unggulan pendukung IKN dan secara signifikan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.
Dukungan dari pemerintah, termasuk perbaikan infrastruktur jalan, menunjukkan komitmen untuk menjadikan tempat ini sebagai daya tarik wisata yang penting di Kaltim.
Editor : Hernawati