PENAJAM – Dunia pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mendapat angin segar. Bupati PPU, Mudyat Noor, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan memberikan tambahan alokasi dana untuk renovasi sekolah di daerah tersebut.
“Dari hasil koordinasi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, Abdul Muti, kita mendapatkan tambahan 28 sekolah untuk renovasi. Jadi totalnya sekitar 45 sekolah yang akan direvitalisasi,” jelas Mudyat Noor, Senin (15/9/2025).
Ia menerangkan, tambahan bantuan ini tidak lepas dari perhatian langsung menteri pendidikan yang jeli dalam melihat perbandingan harga renovasi sekolah di Pulau Jawa yang relatif lebih murah. Hal ini menjadi acuan, lalu hasilnya dialokasikan kembali ke daerah-daerah, termasuk PPU.
“Pak Menteri melakukan efisiensi anggaran, karena harga material perbaikan sekolah di Jawa lebih murah. Dari hasil pembandingan itu, sebagian subsidi dialihkan, salah satunya untuk PPU,” ujarnya.
Saat ini, kata Mudyat, sejumlah kepala sekolah tengah mengikuti asistensi di Jakarta untuk mempersiapkan proses revitalisasi. “Ada beberapa kepala sekolah kita yang sekarang sedang asistensi di Jakarta. Ini untuk mematangkan rencana renovasi sekolah-sekolah yang sudah ditetapkan,” tambahnya.
Mudyat menegaskan, langkah ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di PPU. “Kita ingin anak-anak kita belajar dengan nyaman di ruang kelas yang lebih baik. Semoga ini jadi langkah positif bagi peningkatan mutu pendidikan di PPU,” pungkasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki