KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, secara resmi melaunching logo dan tagline city branding Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bertajuk
Gerbang Nusantara, di Kampus Gunadarma, Rabu (17/9).
Hal itu menjadi bagian dari agenda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU dalam menegaskan jati diri daerah.
Acara itu turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Anggota DPR RI Dapil Kaltim Sarifah Suraidah, Rektor Universitas Gunadarma Margianti, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Ketua DPRD PPU Raup Muin, Sekkab PPU Tohar, serta jajaran forkopimda dan tokoh masyarakat.
Bupati PPUnMudyat Noornmenegaskan, peluncuran city branding tersebut bukan hanya seremonial peresmian logo semata, melainkan lahir dari semangat kolektif masyarakat PPU.
“Malam ini kami melaunching sebuah identitas baru yang bukan sekadar nama atau logo. Gerbang Nusantara adalah wujud semangat baru, pernyataan jati diri, sekaligus tekad bersama untuk menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Mudyat.
City branding menjadi simbol peradaban dan pintu gerbang pembangunan bangsa.
“Gerbang Nusantara adalah simbol peradaban, pintu yang terbuka sekaligus pintu yang menjaga. Sebagai pintu yang terbuka, PPU menyambut arus perubahan, investasi, kolaborasi, dan kemajuan. Sebagai pintu yang kokoh, PPU menjaga nilai, budaya, sumber daya, serta kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, ada tiga aspek utama yang harus diperkuat agar peran PPU sebagai Gerbang Nusantara benar-benar terwujud, yakni kesiapan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, serta keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.
Di samping itu, tata kelola pemerintahan dituntut transparan, akuntabel, dan berbasis digital.
“Melalui forum ini saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, dan menyusun langkah konkret. Kita harus menjadikan PPU sebagai contoh daerah yang mampu memanfaatkan peluang pembangunan nasional tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal dan budaya,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengapresiasi atas lahirnya city branding Gerbang Nusantara.
Menurutnya, hal tersebut selaras dengan arah pembangunan jangka panjang Kaltim dan strategi menghadapi perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“City branding Gerbang Nusantara bukan sekadar simbol, tetapi bagian dari strategi pembangunan jangka panjang yang terarah. Itu menegaskan bahwa PPU ingin dikenal sebagai pintu gerbang peradaban baru dengan karakteristik budaya, potensi, dan harapan masyarakatnya,” jelasnya.
Rudy juga menekankan pentingnya peran Universitas Gunadarma yang membangun Kampus Nusantara di kawasan IKN.
“Kita bisa membangun dengan sumber daya alam, tetapi itu akan habis. Yang paling hebat adalah membangun sumber daya manusia. Universitas Gunadarma di kawasan IKN adalah investasi luar biasa untuk memutus rantai kemiskinan dan kebodohan. Karena hanya pendidikan yang bisa melahirkan generasi emas,” ucapnya.
Ia optimistis pada 2028 pusat pemerintahan Indonesia sudah sepenuhnya berpindah ke IKN. Untuk itu, PPU dan Kaltim diminta bersiap tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga pendidikan, budaya, serta karakter masyarakat. (*)
Editor : Dwi Restu A