Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dinas Pertanian PPU Siapkan SPBU Khusus Solar bagi Petani  

Ahmad Maki • Kamis, 25 September 2025 | 11:36 WIB
Andi Trasodiharto mendampingi Bupati PPU Mudyat Noor meninjau pemberian mesin pertanian bagi para petani Benuo Taka.
Andi Trasodiharto mendampingi Bupati PPU Mudyat Noor meninjau pemberian mesin pertanian bagi para petani Benuo Taka.

 

 

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pertanian berencana membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus bagi petani. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penggunaan alat dan mesin pertanian yang semakin familiar.

Hal ini dilakukan setelah pemerintah pusat mendorong percepatan peningkatan produksi pertanian dalam rangka swasembada sebagai bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan mesin-mesin pertanian yang kini banyak digunakan petani membutuhkan bahan bakar, terutama solar.

“Jadi untuk bahan bakar, alat-alat mesin pertanian ini kan semuanya perlu bahan bakar ya, terutama adalah solar. Kami sudah mendapatkan kuota solar yang SPBU-nya ada di Kelurahan Lambangka. Setelah kami berpikir bahwa ini memang harus ada SPBU khusus untuk petani,” ungkapnya, belum lama ini.

Menurutnya, rencana pembangunan SPBU tersebut sudah dikoordinasikan dengan para kepala desa. Salah satu lokasi yang diprioritaskan adalah Desa Sebangungjaya di Kecamatan Babulu, yang dianggap strategis karena berdekatan dengan desa-desa sentra pertanian lainnya.

“Saat ini juga SPBU khusus untuk petani akan kita bangun. Sehingga nantinya petani sudah tidak lagi kerepotan terkait dengan kuota solarnya,” jelas Andi.

Selain itu, Dinas Pertanian juga mulai menerapkan sistem digitalisasi penyaluran BBM melalui aplikasi dari Pertamina RU V Balikpapan. Dengan sistem ini, petani diberikan barcode untuk mengakses kuota bahan bakar sesuai dengan jumlah dan jenis alat mesin pertanian yang dimiliki.

“Petani memiliki barcode yang dinyatakan bahwa alat itu memang sah dan layak untuk dioperasionalkan sehingga diberikan kuota BBM dengan ketercukupan menyesuaikan dengan alat yang digunakan,” katanya.

Andi menambahkan, pihaknya tengah menjajaki kemungkinan pembangunan SPBU khusus petani juga di Kecamatan Penajam, agar dapat melayani petani di Kecamatan Penajam dan Kecamatan Waru.

“Kalau di Kecamatan Babulu rencana mau kita bangun di Desa Sebangungjaya. Di Kecamatan Penajam, kami masih mencari tempat di mana kira-kira lokasi yang tepat,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan SPBU khusus petani ini akan mengikuti standar Pertamina. “Selanjutnya, kami akan memohon kepada Pertamina RU V Balikpapan untuk memberikan advice atau petunjuk teknisnya seperti apa, pembangunan tangki pendamnya seperti apa yang memenuhi standar Pertamina. Sehingga setelah dibangun oleh para pihak, nanti itu sudah berkesesuaian dengan standar Pertamina,” jelas Andi.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pengelolaan SPBU nantinya bisa dilakukan dengan berbagai skema kerja sama.

“Bisa juga bekerja sama dengan pihak lain, bisa juga bekerja sama dengan pihak pemerintahan desa. Nanti barangkali mungkin ke depannya bisa dikelola oleh koperasi merah putih,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#andi trasodiharto #produksi pertanian #Kabupaten ppu #dinas pertanian #spbu khusus