KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan cakupan layanan air bersih kepada masyarakat.
Saat ini, jumlah Sambungan Rumah (SR) yang dilayani telah mencapai sekitar 15.400 sambungan atau setara 34 persen dari total kebutuhan.
Direktur Umum Perumda AMDT, Abdul Rasyid, menyatakan pihaknya optimistis target Bupati PPU, Mudyat Noor, untuk mencapai 80 persen cakupan layanan air minum pada 2029 dapat tercapai.
"Target 80 persen itu setara dengan sekitar 40.000 sambungan rumah. Saat ini sudah ada 15.400 sambungan, jadi sisanya bisa kita kejar. Apalagi kalau SPAM Regional Longkali mulai beroperasi, bisa menambah sekitar 15.000 SR baru," jelas Rasyid, Jumat (26/9/2025).
Ia menjelaskan bahwa jumlah total rumah tangga di PPU berdasarkan data dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) PPU, adalah sekitar 63.000 unit.
Dengan kondisi tersebut, menurutnya, target 80 persen masih realistis untuk dicapai, selama pertumbuhan penduduk tidak melonjak secara drastis.
"Kalau pertumbuhan penduduk di bawah 10 persen per tahun, kami yakin bisa kejar target. Tapi kalau di atas 10 persen, agak sulit, apalagi proyeksi jumlah penduduk tahun 2030 bisa mencapai 800 ribu hingga 1 juta jiwa, dari yang sekarang sekitar 200 ribu jiwa," ungkapnya.
Rasyid menambahkan bahwa peningkatan jumlah penduduk yang tinggi dapat menghambat pencapaian target, karena pertumbuhan jaringan distribusi air tidak sebanding dengan lonjakan permintaan.
Selain itu, saat ini baru 24 dari 50 kelurahan dan desa di PPU yang terlayani jaringan air bersih AMDT. “Masih ada PR besar, yaitu melayani 30 kelurahan dan desa yang belum terjangkau. Belum lagi kawasan strategis yang sedang direncanakan di sekitar Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujarnya.
Rasyid menekankan bahwa kawasan-kawasan baru, termasuk perumahan elite di luar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN namun masih berada dalam wilayah administrasi PPU, juga akan menjadi bagian dari sasaran pelayanan air bersih Perumda AMDT di masa mendatang.
“Kita tidak hanya bicara angka, tapi juga kesiapan infrastruktur dan dukungan anggaran untuk memperluas jaringan ke wilayah-wilayah strategis tersebut,” imbuhnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo