Aktivitas ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, dan menjadi wujud nyata pendekatan humanis Polri dalam memberikan jaminan rasa aman bagi warga.
AKP Wiji Santoso, kasat Samapta, menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini melampaui sekadar kehadiran fisik.
“Patroli dialogis yang kami jalankan bukan hanya berkeliling, melainkan menciptakan jembatan komunikasi langsung dengan masyarakat. Ini krusial agar kami dapat menyerap aspirasi mereka secara langsung dan menyampaikan imbauan Kamtibmas dengan pendekatan yang persuasif,” tegasnya, Selasa (7/10).
Dalam operasinya, personel Sat Samapta secara proaktif menyambangi area-area seperti lingkungan pemukiman, pusat keramaian, dan fasilitas umum.
Selain memantau situasi keamanan secara cermat, petugas berdialog santai dengan warga, mendorong peningkatan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga keamanan bersama.
Kasat Samapta menambahkan, intensifikasi patroli humanis ini memiliki dua tujuan utama: mencegah potensi gangguan Kamtibmas dan memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat sebagai mitra inti keamanan.
“Dengan terjalinnya komunikasi yang efektif dan baik, kami berharap masyarakat merasa lebih tenang dan benar-benar terayomi. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam pemeliharaan ketertiban di lingkungan masing-masing," tambahnya.
Sambutan positif dari masyarakat mencerminkan keberhasilan pendekatan ini. Warga merasa lebih nyaman dan terlindungi dengan kehadiran polisi yang proaktif, mudah dijangkau, dan bersahabat.
Sat Samapta Polres PPU menegaskan komitmennya untuk melanjutkan patroli dialogis secara terprogram dan rutin. Hal ini dilakukan demi mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib secara berkelanjutan di seluruh Kabupaten PPU. (*)
Editor : Almasrifah