PENAJAM— Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Singkerru, menyampaikan bahwa pihaknya optimistis terhadap peluang kontingen PPU meraih hasil maksimal pada Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Kalimantan Timur XVII tahun 2025.
Hal ini disampaikan usai prosesi pelepasan kontingen PPU, yang dipimpin Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, di Lapangan Kantor Bupati PPU, Jumat (14/11/2025).
“Kami tentu tidak boleh terlalu muluk-muluk dalam menargetkan. Tetapi intinya, seperti yang disampaikan Pak Wakil Bupati, kalau kita bisa target juara umum, alhamdulillah,” ujarnya.
Popda Kaltim XVII 2025 akan mempertemukan pelajar-atlet terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur, dengan PPU menjadi salah satu daerah yang berharap mencatatkan sejarah manis sebagai tuan rumah.
Andi menjelaskan, sekitar 80 persen venue pertandingan Popda Kaltim digelar di PPU. Kondisi ini menurutnya menjadi keuntungan tersendiri bagi para atlet.
“Target itu tidak muluk-muluk karena kita sudah menguasai lokasi. Kita sudah menguasai venue karena 80 persen lokasi kita pertandingkan di sini. Hanya empat cabang olahraga yang digelar di luar,” jelasnya.
Ia menambahkan, dua cabang olahraga yakni judo dan karate tidak diikuti PPU karena tidak memiliki atlet. Namun hal itu tidak mengurangi optimisme tim untuk meraih prestasi.
Andi juga mengingatkan agar seluruh masyarakat maupun panitia menyambut baik kedatangan kontingen dari kabupaten lain.
“Besok sudah ada yang datang dari kabupaten lain. Saya harap kita welcome dalam menyambut kedatangan mereka,” katanya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya dukungan penuh kepada para atlet PPU selama bertanding.
“Seperti yang disampaikan Pak Wabup, mari kita mendukung atlet PPU agar bisa bertanding dengan penuh kesuksesan,” ujarnya.
Menurutnya, status sebagai tuan rumah memang bisa menjadi beban, namun biasanya justru meningkatkan motivasi dan daya juang atlet.
“Biasanya tuan rumah itu bebannya ada, tetapi semangatnya berlipat. Daya juangnya lebih tinggi, patriotiknya lebih tinggi, upaya untuk bisa menang juga lebih tinggi. Apalagi dengan dukungan penonton, ini sangat membantu untuk meraih prestasi,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan