Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PHI Gelar Smartic, Dony Indrawan Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pemahaman Industri Migas

Ahmad Maki • Kamis, 20 November 2025 | 12:49 WIB

 

PHI bersama awak media PPU dan Kota Balikpapan dalam kegiatan Smartic.        
PHI bersama awak media PPU dan Kota Balikpapan dalam kegiatan Smartic.    

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menggelar program Smart Media & Art of Communication (Smartic) sebagai upaya meningkatkan kompetensi insan media, khususnya wartawan dari Penajam Paser Utara (PPU) dan Balikpapan. Kegiatan berlangsung di Jaboo Café Grand City, sejak pukul 08.00 hingga 14.00 Wita pada Rabu (19/11/2025).

Manager Communication Relations and CID PHI, Dony Indrawan, menyampaikan bahwa Smartic dirancang sebagai ruang pengembangan kapasitas bagi jurnalis melalui penguatan pemahaman komunikasi, etika pemberitaan, teknik penulisan berita, hingga kemampuan membangun hubungan konstruktif antara media dan industri migas.

“Teman-teman semua kan ingin akrab, ingin intim. Memang jaraknya sudah enggak bisa digeser lagi. Kita harus dekat, merasa nyaman. Mudah-mudahan ini bagian dari upaya kita semakin mendekatkan satu sama lain, terutama perusahaan dan rekan-rekan media,” ujarnya.

Dony menyampaikan apresiasi kepada media yang selama ini bekerja sama dan mendukung kegiatan operasi migas PHI. Ia menegaskan bahwa hubungan perusahaan dan pers menjadi semakin penting di tengah tantangan industri energi yang semakin kompleks—baik teknis, operasional, bisnis, maupun finansial.

“Ucapan terima kasih, hatur nuhun pisan atas kolaborasi yang selama ini terjalin. Harapannya relasi kita semakin baik karena tantangan perusahaan semakin besar, dan PR kami di bidang komunikasi juga makin berat,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa perubahan generasi membuat kebutuhan literasi energi semakin mendesak, khususnya agar pemberitaan mengenai industri migas tersaji secara akurat. Karena itu, PHI rutin menggelar program Baso Iga PHI, sebuah forum bincang santai terkait hulu migas yang dikemas dalam beberapa edisi, termasuk sesi upscale yang memberikan pengayaan dan pembekalan bagi media.

“Harapannya ini menjadi momen yang baik. Mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan setelah sebulan dari sini,” ujar Dony.

Dalam kesempatan itu, ia juga memperkenalkan rotasi personel PHI yang selama ini berinteraksi dengan wartawan di Zone 9 dan wilayah operasi Kalimantan. Dony berharap penyegaran tersebut membuat hubungan perusahaan dengan media semakin erat.

Lebih jauh, Dony menjelaskan pentingnya dukungan media untuk industri migas nasional. Ia menggambarkan bagaimana produksi migas yang menurun dapat berdampak langsung pada kebutuhan fiskal pemerintah, subsidi energi, hingga antrean BBM di masyarakat.

Menurutnya, PHI saat ini memproduksi lebih dari 58.000 barel minyak per hari. Dengan harga minyak sekitar 65 dolar per barel, potensi kehilangan produksi akibat gangguan operasi bisa mencapai lebih dari Rp52 miliar per hari atau hampir Rp19 triliun per tahun.

“Jadi, sampai hari ini kalau masih baper ngantri SPBU, itu sebenarnya ada hubungannya dengan kita semua. Kalau produksi menurun, impor naik, devisa keluar, dan pajak kita akhirnya dipakai untuk membeli minyak,” jelasnya.

Dony mengingatkan bahwa kebutuhan minyak Indonesia mencapai 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik hanya sekitar 600.000 barel. “Jadi satu jutanya sudah jelas impor,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa produksi migas Indonesia yang terus menurun sejak era 1970-an membuat edukasi publik menjadi agenda penting yang harus dijaga bersama, terutama oleh media.

“Perusahaan manapun sangat membutuhkan media untuk mendorong edukasi publik yang akurat dan tepat mengenai industri ini. Paling tidak bersikap netral, kalau bisa memberikan dukungan positif agar kami bisa berada pada posisi terbaik,” ucapnya.

Dony berharap kegiatan seperti Smartic dapat dilakukan lebih sering di seluruh zona operasi PHI. “Harapannya kita makin sering mengadakan kegiatan seperti ini agar kesempatan mendapatkan informasi, wawasan, serta interaksi bisa semakin luas antara perusahaan dan teman-teman media,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Pertamina Hulu Indonesia #Penajam Paser Utara (PPU) #Doni Indrawan