Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Diskan PPU Dorong Penguatan Ekonomi Biru lewat Konservasi Laut Nipah-Nipah

Ahmad Maki • Jumat, 21 November 2025 | 12:44 WIB

 

Kepala Diskan PPU, Rozihan Azward.   
Kepala Diskan PPU, Rozihan Azward.  

PENAJAM – Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menguatkan implementasi ekonomi biru melalui upaya konservasi laut yang melibatkan kelompok masyarakat peduli lingkungan.

Hal ini disampaikan Kepala Diskan PPU, Rozihan Azward, menjelaskan perkembangan inisiatif konservasi di wilayah pesisir. Menurutnya, konsep ekonomi biru, pada prinsipnya adalah menghidupkan kembali fungsi ekosistem laut.

“Ekonomi biru itu sebenarnya kita menghidupkan laut kembali. Di dalam laut itu ada tumbuhan, baik itu terumbu karang, rumput laut, maupun lamun,” ujarnya, didampingi Kabid Perikanan Budidaya dan Lingkungan, Musakkar, Kamis (20/11/2025).

Kelompok masyarakat yang berinisiatif melakukan konservasi tersebut, kata Rozihan, merupakan komunitas pemerhati pesisir yang fokus memulihkan kembali keanekaragaman hayati laut. Mereka bekerja untuk memastikan kawasan perairan memiliki terumbu karang yang sehat dan lingkungan yang kembali produktif.

Menurutnya, komunikasi aktif telah dilakukan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltim, mengingat kewenangan pengelolaan laut dari 0 hingga 12 mil berada di tingkat provinsi.

“Kami menyuarakan kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, bagaimana langkah ke depan. Alhamdulillah, dari provinsi menyambut baik yang dilakukan teman-teman ini,” tambahnya.

Kini pemikiran masyarakat terkait konservasi terus memperkuat konsep ekonomi biru yang berkelanjutan. Hal ini dinilai sejalan dengan program nasional.

Rozihan menyatakan, Diskan PPU memberikan dukungan penuh terhadap upaya masyarakat, terutama karena gerakan ini berasal dari komitmen warga lokal.

Rozihan menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mampu menyambut dan menerjemahkan kebijakan pusat mengenai ekonomi biru ke dalam tindakan nyata di daerah.

“Apa yang harus dilakukan kami di kabupaten? Karena ini warga kita. Mereka punya komitmen itu dan kita support,” katanya.

Lebih jauh, Rozihan mengungkapkan, kelompok masyarakat ini berencana melakukan peluncuran programnya secara resmi. Nantinya, Diskan akan menjembatani komunikasi dengan kepala daerah jika usaha konservasi tersebut telah memiliki produk, badan hukum, dan kegiatan yang berjalan stabil.

“Nanti kalau sudah mau launching secara besar-besaran, kami akan sampaikan kepada kepala daerah bahwa ada kelompok masyarakat yang peduli ini,” jelasnya.

Saat ini, aktivitas konservasi tersebut berlokasi di kawasan Nipah-Nipah, tepatnya di Gusung. Upaya konservasi ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi biru di Benuo Taka, sekaligus mengembalikan produktivitas laut sebagai sumber kehidupan masyarakat pesisir.

“Konsepnya bagus,” tutur Rozihan, menegaskan optimismenya terhadap kontribusi kelompok tersebut dalam mendukung keberlanjutan ekosistem laut PPU. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Dinas Perikanan #Rozihan Asward #Provinsi Kaltim #Penajam Paser Utara (PPU)