KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), khususnya di empat kecamatan utama seperti Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku, diimbau untuk selalu menyiapkan perlengkapan hujan selama sepekan ke depan.
Berdasarkan data prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang berlaku mulai Senin, 1 Desember hingga Sabtu, 6 Desember 2025, cuaca di wilayah ini didominasi oleh potensi hujan ringan.
Hujan ringan ini menjadi penanda bahwa PPU masih berada dalam fase musim penghujan, dengan kelembapan udara yang sangat tinggi.Dominasi Hujan Ringan di Awal PekanSejak Senin hingga Kamis, pola cuaca di keempat kecamatan menunjukkan konsistensi yang hampir seragam.
Penajam dan Waru, kedua kecamatan ini diprediksi mengalami Hujan Ringan secara beruntun dari Senin hingga Jumat. Suhu harian berkisar antara 23 derajat celsius hingga 31 derajat celsiusn dengan kelembapan yang sangat tinggi, seringkali mencapai puncaknya hingga 99%.
Baca Juga: Cuaca Kaltim 27 November: BMKG Prediksi Hujan Ringan di Bontang, Paser, dan Penajam
Babulu dam Sepaku, pola yang sama juga terlihat di dua wilayah ini. Suhu harian relatif stabil, dan kelembapan minimum (terendah) di Sepaku sempat berada di angka 90% pada hari Senin, menunjukkan udara yang sangat lembap.
Intensitas hujan ringan ini umumnya tidak menyebabkan gangguan besar, namun masyarakat tetap harus waspada terhadap potensi genangan air di titik-titik rendah dan licinnya permukaan jalan.
Transisi Cuaca Menjelang Akhir Pekan
Perubahan pola cuaca signifikan baru terlihat menjelang akhir pekan, terutama pada hari Jumat dan Sabtu. Jumat, 5 Desember 2025, Kecamatan Penajam, Waru, dan Sepaku masih dilanda hujan ringan. Namun, Babulu diprediksi mengalami sedikit perubahan menjadi berawan.
Sabtu, 6 Desember 2025, pola cuaca lebih bervariasi. Penajam dan Waru akan memasuki periode berawan. Sementara itu, Babulu dan Sepaku diprediksi mengalami udara kabur. Fenomena udara kabur (Haze) seringkali terjadi akibat partikel-partikel debu atau uap air yang terperangkap di udara dengan kelembapan tinggi, yang dapat mengurangi jarak pandang.
Meskipun tidak selalu terkait asap kebakaran hutan, kondisi udara kabur tetap memerlukan kewaspadaan, terutama bagi pengguna jalan raya dan mereka yang memiliki masalah pernapasan.
Tips Waspada dari BMKG
Meskipun prakiraan didominasi hujan ringan, kelembapan tinggi yang mencapai angka 99% di beberapa hari (terutama di Babulu dan Sepaku) mengindikasikan bahwa potensi penguapan dan pembentukan awan Cumulonimbus (awan hujan lebat) tetap ada di luar jam pengamatan harian.
Masyarakat PPU diimbau untuk sedia payung/jas hujan. Selalu siapkan perlengkapan hujan, mengingat hujan ringan dapat terjadi kapan saja. Perhatikan kondisi udara, jika udara kabur terjadi pada Sabtu, kurangi aktivitas di luar ruangan dan gunakan masker jika diperlukan untuk menjaga kualitas pernapasan.
Suhu yang stabil 23-31 derajat celsius, namun kelembapan yang ekstrem dapat memicu peningkatan kasus flu dan batuk.Dengan memantau prakiraan cuaca secara rutin, masyarakat dapat merencanakan kegiatan dengan lebih aman dan nyaman sepanjang pekan ini.(*)
Editor : Almasrifah