PENAJAM—Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag), menyiapkan operasi pasar Gerakan Pasar Murah (GPM) yang dipusatkan di Kecamatan Sepaku, wilayah yang berada dalam Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag PPU, Marlina, mengatakan pihaknya baru saja menggelar rapat virtual (Zoom) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Daring dengan OIKN terkait kesiapan menjelang HBKN. Mereka meminta difasilitasi untuk melaksanakan kegiatan di sana. Dari hasil Zoom tadi, kita sepakat melakukan operasi pasar GPM dan berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP). Kami juga usahakan ada operasi penyaluran gas elpiji 3 kilogram,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Baca Juga: Produktivitas Padi Menurun, Distan PPU Imbau Petani Waspada Banjir
Marlina menjelaskan fokus pelaksanaan diarahkan ke wilayah IKN mengingat banyak warga yang beragama Nasrani dan akan merayakan Natal. Kegiatan direncanakan berlangsung pada 12 Desember, menunggu proses kelengkapan dokumen dan surat-menyurat dari OIKN.
“Insyaallah persiapan sudah kita lakukan, tinggal realisasinya. Khusus Sepaku, semua kelurahan dan desa kita undang. Ada juga rencana kegiatan di Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar), karena ini merupakan program IKN. Kami hanya diminta memfasilitasi dan mendampingi mereka,” tambahnya.
Meski begitu, Marlina menyebutkan bahwa Dinas KUKM Perindag PPU sebelumnya sudah menjalankan operasi pasar di sembilan titik, mulai dari Kecamatan Penajam, Sepaku, Waru hingga Babulu. Permintaan tambahan dari OIKN membuat kegiatan kembali digelar secara khusus di kawasan IKN.
Baca Juga: KPU Soroti Fleksibilitas Mekanisme PAW, Dapil Sebelah Jadi Opsi Baru
Terkait komoditas, operasi pasar akan menghadirkan kebutuhan pokok yang paling dibutuhkan masyarakat. “Biasanya bawang merah, bawang putih, gula, minyak, tepung, dan telur. Kita undang distributor dari Perusda Samarinda, distributor lokal, asosiasi pedagang pasar hingga toko-toko modern,” jelas Marlina.
Melalui kegiatan GPM ini, lanjut Marlina, diharapkan mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Marlina menyebut, untuk jumlah pasokan operasi pasar kali ini dipastikan lebih besar dibanding kegiatan rutin. “Mungkin dua kali lipat karena kita fokuskan untuk seluruh Sepaku. Semua desa dan kelurahan di Kecamatan Sepaku akan dilayani,” tegasnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki