Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sembilan Bulan Menjabat, Mudyat Noor Dinilai Berhasil Bawa Perubahan Signifikan PPU

Ari Arief • Kamis, 25 Desember 2025 | 12:28 WIB

Bupati PPU, H.Mudyat Noor
Bupati PPU, H.Mudyat Noor

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Genap sembilan bulan sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025 lalu, Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, S.Hut, terus menunjukkan progres pembangunan yang nyata.

Mengusung semangat inovasi di tengah efisiensi, kepemimpinan Mudyat kini mulai membuahkan hasil di berbagai sektor vital.

Sembilan bulan terakhir ini Mudyat Noor bisa dibilang membuat PPU semakin melesat, pemerintah daerah fokus pada penguatan infrastruktur, kesejahteraan sosial, dan optimalisasi potensi lokal sebagai mesin penggerak ekonomi. Dalam sebuah pernyataan resminya, Mudyat Noor menekankan bahwa keterbatasan anggaran, seperti sekarang ini, bukanlah penghalang untuk berkreasi demi kepentingan masyarakat.

"Efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun daerah. Justru ini ujian sejauh mana kita bisa berinovasi di daerah demi rakyat," tegas Mudyat Noor, dalam sebuah kesempatan.

Baca Juga: Dewan Pengupahan PPU Sepakati UMSK 2026, Sektor Migas Tembus Rp 4,3 Juta

Deretan Capaian Strategis

Selama masa kepemimpinannya, terdapat 16 poin capaian utama yang menjadi fokus perbaikan di PPU, di antaranya, pendidikan dan SDM.

Revitalisasi satuan pendidikan, program Kartu Penajam Cerdas yang memberikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis, serta program literasi religi "Masuk Sekolah Bisa Baca Al-Qur'an".

Infrastruktur dan lingkungan yaitu perjuangan pembangunan Jembatan Riko, Bendung Gerak Sungai Telake, dan Bendung Lawelawe.

Selain itu, dilakukan pelebaran jalan provinsi serta pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Buluminung, Kecamatan Penajam, PPU.

Ekonomi dan pertanian melalui penguatan tata kelola aset daerah, pengembangan potensi kelapa sawit nasional, serta gerakan konsumsi beras lokal untuk mendukung kesejahteraan petani PPU.

Baca Juga: Jelang Nataru, Harga Pangan di PPU Relatif Stabil, Stok Dipastikan Aman Hingga Awal Tahun

Kesejahteraan rakyat melalui penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) serta penyediaan rumah subsidi murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pengembangan desa melalui pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih dan Koperasi Desa Merah Putih untuk memperkuat ekonomi arus bawah.

Komitmen Ke Depan

Dengan sisa masa jabatan yang ada, Mudyat Noor bersama Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, berkomitmen untuk terus mengawal proyek-proyek strategis nasional yang bersinggungan dengan PPU, termasuk peningkatan saluran irigasi di kawasan Babulu untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh bagi Penajam Paser Utara untuk bertransformasi menjadi daerah penopang Ibu Kota Nusantara yang mandiri dan berdaya saing tinggi.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#Mudyat Noor #Bupati PPU #strategis