PENAJAM - Fasilitas penerangan di Taman Rozeline, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kembali sasaran pencurian. Sedikitnya enam unit lampu hias taman dilaporkan hilang usai rampungnya penibgkatan infrastruktur pembangunan kawasan tersebut, tahun anggaran 2025. Area taman yang sempat terang kini kembali gelap.
Kepala Bidang (Kabid) Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkimtan) PPU, Khairil Achmad, mengatakan pencurian terjadi baru-baru ini setelah pihaknya menyelesaikan penataan kawasan kolam Taman Rozeline.
“Setelah selesai pembangunan, lampu-lampunya banyak yang hilang. Ini karena kurangnya kesadaran masyarakat, rasa ingin memiliki itu tinggi. Lihat barang bagus, diambil,” ujar Khairil, Kamis (8/1/2025).
Ia menjelaskan, penataan Taman Rozeline dilakukan untuk mempercantik ruang publik sekaligus menambah daya tarik wisata ringan. Di kawasan tersebut, Disperkimtan membangun pagar kolam, miniatur Jembatan Pulau Balang sebagai objek wisata dan spot foto, serta gazebo yang berdiri di atas kolam.
Namun, pencurian lampu hias di sekitar gazebo dan taman membuat kawasan tersebut kembali gelap. “Ada sekitar enam unit lampu yang hilang, lampu hias taman dan lampu di gazebo-gazebo,” ungkapnya.
Ke depan, Disperkimtan PPU berencana memperketat pengawasan dengan memasang kamera pengawas (CCTV) serta meminta bantuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan patroli rutin. Langkah ini untuk mencegah pencurian sekaligus menghindari penyalahgunaan taman untuk aktivitas negatif.
“Kami juga pernah menutup taman jam 10 malam. Tapi ramai di media sosial, taman kok ditutup jam 10. Padahal kalau dipikir-pikir, jam 10, orang mau ngapain di taman,” ujarnya.
Khairil menegaskan, Taman Rozeline disiapkan sebagai ruang publik bagi masyarakat PPU untuk beristirahat dan menikmati wisata ringan.
“Harapannya ini jadi ruang publik yang bagus, tempat swafoto,” pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki