Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Keterbatasan Harga Jual, Disperkimtan PPU Tangani PSU di Empat Perumahan Subsidi

Ahmad Maki • Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:01 WIB

 

Khairil Achmad
Khairil Achmad

KALTIMPOST.ID, PENAJAM — Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memberikan dukungan infrastruktur bagi perumahan bersubsidi melalui bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Disperkimtan PPU Khairil Achmad, mengatakan bahwa pada tahun lalu pihaknya menangani bantuan PSU di empat perumahan, yakni Perumahan AGIS 1, BTN Kilometer 4, Mutiara Labangka, dan Rawa Indah.

“Bentuk kegiatannya lebih banyak pada penanganan saluran drainase, mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi,” ujar Upik sapaan akrab Khairil Achmad, Jumat (30/1/2026).

Selain drainase, Disperkimtan juga melakukan peningkatan fasilitas umum di Perumahan BTN Kilometer 4. Area lapangan di bagian belakang perumahan yang sebelumnya belum ditingkatkan kini telah dipasang paving block.

“Sekarang lapangan itu bisa dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan, seperti acara hajatan atau pernikahan. Kalau malam hari juga dimanfaatkan sebagai kantong parkir,” jelasnya.

Khairil menambahkan, hingga saat ini tercatat sudah 20 perumahan yang menyerahkan atau menghibahkan lahan beserta infrastruktur PSU kepada pemerintah daerah. Sebagian besar perumahan tersebut merupakan perumahan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menurutnya, perumahan subsidi memang membutuhkan peran pemerintah karena keterbatasan harga jual rumah.

“Harga rumah subsidi sudah ditetapkan, sekitar Rp 168 juta, sementara pengembang juga harus menyiapkan badan jalan, drainase, dan infrastruktur lainnya. Jadi pemerintah memang harus hadir memberikan bantuan,” katanya.

Sementara itu, untuk perumahan komersial, Disperkimtan tidak menjadikannya sebagai prioritas utama dalam pemberian bantuan PSU.

“Kalau perumahan komersial kan sudah menjual dengan harga tinggi, seharusnya fasilitas juga ikut disiapkan. Prioritas kami tetap pada perumahan subsidi atau rumah MBR,” tegas Khairil. (*)

Editor : Duito Susanto
#penajam paser utara #harga jual #fasilitas umum #DISPERKIMTAN PPU #perumahan subsidi #Penanganan Drainase