Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tinjau Plafon Rusak di RSUD RAPB, LAKI Desak Perbaikan dan Dirut Ungkap Analisis Penyebab

Ari Arief • Minggu, 15 Februari 2026 | 10:32 WIB

LIHAT: Pengurus DPC LAKI PPU saat meninjau plafon yang dijebol di Ruang Cempaka V RSUD RAPB PPU.
LIHAT: Pengurus DPC LAKI PPU saat meninjau plafon yang dijebol di Ruang Cempaka V RSUD RAPB PPU.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Dewan Pimpinan Cabang Laskar Anti Korupsi Indonesia (DPC LAKI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU, Minggu (15/2/2026) pagi.

Langkah ini diambil guna merespons video viral yang menyebut adanya kerusakan parah di Ruang Cempaka V rumah sakit tersebut.

Ketua DPC LAKI PPU, Andi Nurhakim, turun langsung bersama pengurus lainnya ke lokasi sekitar pukul 10.00 Wita untuk memverifikasi isu yang berkembang di masyarakat.

Berdasarkan pantauannya, ia mengonfirmasi adanya kerusakan pada bagian langit-langit atau plafon bangunan.

Andi menjelaskan bahwa tujuan kedatangan timnya adalah untuk melihat fakta objektif di lapangan.

Ia menyebut ada perbedaan antara narasi yang beredar di media sosial dengan kondisi riil yang ditemukan.

Baca Juga: Warga PPU Diimbau Siaga, Sepekan ke Depan Didominasi Hujan Ringan

"Kami datang ingin membuktikan isu-isu yang selama ini berkembang. Jika di luar ada yang menyatakan kerusakan mencapai 80 persen, hasil tinjauan kami mencatat estimasi kerusakan plafon berada di kisaran 30 persen," kata Andi Nurhakim saat ditemui di lokasi, Minggu (15/2).

Meski angka kerusakan tidak setinggi yang diviralkan, Andi menyayangkan kondisi tersebut mengingat usia bangunan yang masih sangat muda.

Menurutnya, gedung tersebut baru saja selesai dibangun pada 2024 dan baru diresmikan pada akhir Januari 2026 lalu.

Komunikasi dengan Manajemen Rumah Sakit

Dalam kedatangan mereka yang sengaja dilakukan tanpa pemberitahuan tersebut, Andi mengaku langsung menghubungi Direktur RSUD RAPB PPU, Lukasiwan Eddy Saputro, untuk meminta klarifikasi.

Baca Juga: Kreasi Minuman Kurma, Pilihan Takjil Sehat dan Nikmat untuk Buka Puasa

"Saat datang kami memang tidak memberikan informasi sebelumnya. Tiba-tiba kami sudah di lokasi  untuk melihat langsung. Saya juga sudah berkomunikasi dengan Pak Dirut terkait temuan ini," tambahnya.

RSUD SEBUT AKIBAT BAUT

LAKI PPU berharap pihak manajemen rumah sakit tidak membiarkan kondisi ini berlarut-larut.

Mengingat pentingnya fasilitas kesehatan bagi masyarakat, Andi mendesak bagian Humas dan teknis RSUD Haji Butum untuk segera mencari solusi perbaikan.

"Harapan kami, pihak rumah sakit segera mencari jalan keluar agar ruangan tersebut bisa secepatnya diperbaiki dan digunakan kembali secara optimal untuk pelayanan pasien," pungkasnya.

Baca Juga: Resmi! Kemenag PPU Tetapkan Kadar Zakat Fitrah 1447 H / 2026 M, Ini Panduannya!

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD RAPB PPU dilaporkan tengah melakukan evaluasi internal terkait penyebab kerusakan plafon pada bangunan yang baru berumur hitungan minggu sejak peresmian tersebut.

“Hasil analisa tim IPSRS kami, karena rel tirai yang terpasang bautnya tidak menembus ke tulangan besi kerangka plafon. Tetapi, tidak semua tirai yang terpasang hanya yang di Ruang Cempaka V saja,” kata Lukasiwan Eddy Saputro, Minggu (15/2/2026).(*)

Editor : Almasrifah
#rusak #RSUD RAPB PPU #gedung #plafon #Cempaka #Baut