Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PPU Gelar Operasi Pasar saat Safari Ramadan, Mendag Jamin Pasokan Lebaran Stabil

Ari Arief • Senin, 2 Maret 2026 | 14:48 WIB

Ilustrasi operasi pasar mudah di PPU.
Ilustrasi operasi pasar mudah di PPU.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Memasuki momentum Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat menjaga daya beli masyarakat.

Selain menjalankan agenda religi Safari Ramadan, Pemkab PPU juga menyisipkan gelaran operasi pasar di sejumlah titik strategis guna memastikan harga bahan pokok tetap stabil.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperidag) PPU, Margono Hadisusanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk meminimalisir lonjakan harga yang kerap terjadi pada hari besar keagamaan.

"Operasi pasar ini adalah upaya konkret kami dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya selama bulan puasa hingga lebaran nanti," ujar Margono saat memberikan keterangan kepada awak media, baru-baru ini.

Baca Juga: OIKN Perkuat Ekosistem Ekonomi, UMKM PPU-Kukar Naik Kelas!

Dia mengatakan, program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Badan Urusan Logistik (Bulog) Kaltimtara, distributor, hingga asosiasi pedagang lokal.

Dalam operasi ini, masyarakat bisa mendapatkan berbagai komoditas penting seperti beras, gula pasir, telur, dan minyak goreng dengan harga yang jauh lebih miring dibanding harga pasaran.

Margono merinci, kegiatan ini akan menyisir empat kecamatan Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku. Sebagai pembuka, rangkaian operasi pasar dimulai di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, pada akhir Februari 2026 lalu.

Kenaikan Harga Cabai dan Daging Jadi Atensi

Hingga saat ini, Margono mengklaim stok bahan pangan di Benuo Taka PPU masih dalam kategori aman. Komoditas seperti beras, minyak goreng, kedelai, hingga daging ayam terpantau stabil. Meski demikian, ada dua komoditas yang mengalami lonjakan signifikan.

"Daging sapi saat ini naik menjadi Rp150 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp135 ribu. Kenaikan tajam juga terjadi pada cabai yang meroket dari Rp30 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram," ungkapnya.

Baca Juga: Babak Baru Skandal Narkoba Bima, Genda Diringkus, Ungkap Setoran Sabu ke Oknum Polisi

Mendag Pastikan Stok Nasional Aman

Sejalan dengan upaya di daerah, Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, dalam keterangannya di Stasiun Gambir, Jakarta, juga memastikan bahwa secara nasional pasokan pangan dalam kondisi stabil.

Lewat Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), pemerintah pusat terus memelototi pergerakan harga di tiap wilayah.

"Secara umum harga barang relatif stabil dan pasokan terjaga. Ada daerah yang menyentuh Harga Eceran Tertinggi (HET), namun banyak juga yang masih di bawah itu. Kami pastikan distribusi ke daerah berjalan lancar tanpa hambatan menjelang hari raya," tegas Mendag Budi.

Pemerintah pusat dan daerah kini terus berkoordinasi erat agar distribusi pasokan dari luar provinsi tidak terhambat, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa beban kenaikan harga yang mencekik.(*)

Editor : Almasrifah
#operasi pasar #mendag #safari ramadan #distribusi