Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Produksi Surplus 12 Ton, Distan PPU Jamin Stok Cabai Aman hingga Idulfitri

Ahmad Maki • Senin, 9 Maret 2026 | 15:55 WIB

Cabai jadi komoditas yang menjadi perhatian serius dalam pengendalian inflasi.   
Cabai jadi komoditas yang menjadi perhatian serius dalam pengendalian inflasi.  

PENAJAM- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan harga komoditas cabai di tingkat petani masih berada dalam kisaran Harga Acuan Pemerintah (HAP) sehingga dinilai relatif stabil.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan mengatakan, harga cabai rawit di tingkat petani saat ini berkisar antara Rp45 ribu hingga Rp47 ribu per kilogram. Angka tersebut masih sesuai dengan acuan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Di tingkat petani masih sesuai HAP, sekitar Rp45 ribu sampai Rp47 ribu per kilogram. Jadi tidak ada gejolak berarti,” kata Gunawan, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, perbedaan harga biasanya terjadi ketika cabai sudah berada di tingkat konsumen. Hal itu dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti biaya distribusi dan rantai pemasaran.

Baca Juga: BKPSDM PPU Nilai Kebutuhan Pegawai Cukup, Tidak Perlu Tambahan PJLP 100

“Kalau di konsumen biasanya bisa lebih tinggi karena ada biaya distribusi,” ujarnya. Menurut Gunawan, fluktuasi harga cabai di pasar juga kerap dipicu oleh momentum hari besar keagamaan, kondisi cuaca, serta siklus panen petani. Saat pasokan dari lahan berkurang sementara permintaan meningkat, harga cenderung mengalami kenaikan.

Meski begitu, Distan PPU menilai kondisi produksi cabai petani lokal masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Berdasarkan perhitungan Distan, kebutuhan cabai rawit masyarakat PPU diperkirakan sekitar 35 ton per bulan. Sementara produksi petani lokal mampu mencapai sekitar 47 ton per bulan, sehingga masih terdapat surplus pasokan.

Baca Juga: Pemkab PPU Imbau ASN Tidak Gunakan Mobil Dinas saat Mudik Lebaran  

“Kalau kebutuhan sekitar 35 ton per bulan, produksi kita bisa mencapai 47 ton. Artinya masih surplus,” jelasnya. Dari sisi produksi tahunan, capaian petani juga disebut melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Distan sebelumnya menargetkan produksi cabai sekitar 754 ton per tahun, namun realisasi produksi petani mencapai sekitar 1.680 ton.

Dengan kondisi tersebut, Distan optimistis pasokan cabai dari petani lokal tetap mampu menjaga stabilitas harga di pasaran. Gunawan menyebut, meskipun sempat menyentuh Rp100 ribu per kilogram, dalam sepekan terakhir harga cabai di pasar mulai turun dan kini berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram.

“Kalau di lapangan belum panen, otomatis pasokan berkurang sementara permintaan tinggi, harga bisa naik. Tapi dari sisi produksi petani, insyaallah aman,” katanya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#cabai #stok cabai #Distan PPU #idulfitri #Penajam Paser Utara (PPU) #surplus