Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bupati Mudyat Noor Soroti Tantangan dan Prioritas Pembangunan di HUT Ke-24 PPU  

Ahmad Maki • Rabu, 11 Maret 2026 | 12:49 WIB

 

 

Mudyat Noor memimpin peringatan HUT ke-24 Kabupaten PPU.   
Mudyat Noor memimpin peringatan HUT ke-24 Kabupaten PPU.  

PENAJAM - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi momentum refleksi bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi capaian sekaligus menatap pembangunan ke depan.

Bupati PPU Mudyat Noor menegaskan, masih banyak tantangan yang harus diselesaikan, terutama dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah. Ia menyebutkan, peringatan tahun ini juga bertepatan dengan satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin.

Menurutnya, dalam satu tahun terakhir pemerintah daerah menghadapi sejumlah keterbatasan yang cukup memengaruhi ruang gerak pelaksanaan program. Meski demikian, sejumlah prioritas pembangunan tetap dijalankan.

“Memang masih banyak tantangan dan persoalan yang belum bisa kita selesaikan sepenuhnya sesuai visi dan misi. Namun dengan kondisi yang ada, kami tetap menjalankan program prioritas,” ujar Mudyat, usai upacara peringatan HUT ke-24 PPU, di Halaman Kantor Bupati, Rabu (11/3/2026).

Ia menyebut, salah satu fokus utama pemerintah daerah adalah sektor pendidikan melalui program Kartu Belajar Cerdas (KPC) yang terus berjalan. Selain itu, sektor kesehatan juga menjadi perhatian dengan upaya peningkatan fasilitas layanan kesehatan di daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah menargetkan peningkatan status fasilitas kesehatan. Selain itu, program penyediaan air bersih juga tengah disiapkan, termasuk rencana pemberian keringanan hingga layanan air bersih gratis bagi kategori masyarakat tertentu.

Di bidang infrastruktur, pemerintah daerah berharap semakin banyak pembangunan yang dapat direalisasikan pada tahun ini. Dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN juga tengah diupayakan untuk mempercepat sejumlah proyek pembangunan di daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan pengembangan sekolah terintegrasi serta pembangunan fasilitas sanitasi dan air bersih untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Mudyat juga menyinggung persoalan tapal batas wilayah yang dinilai menjadi salah satu hal mendesak untuk segera diselesaikan pada tahun ini. “Kalau tapal batas itu targetnya harus selesai. Kalau tidak selesai, tidak akan terjadi pemekaran,” tegasnya.

Ia berharap pada usia ke-24 tahun ini, PPU dapat terus berkembang dengan dukungan berbagai program pembangunan yang berkelanjutan serta penguatan kapasitas fiskal daerah. (*)

Editor : Sukri Sikki
#hut ppu #Mudyat Noor #Penajam Paser Utara (PPU) #Abdul Waris Muin