Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Piala Dunia 2026

Polres PPU Gelar Operasi Ketupat Mahakam 2026, Amankan Mudik Lebaran Selama 13 Hari

Ari Arief • Kamis, 12 Maret 2026 | 19:37 WIB

GELAR PASUKAN: Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara (membelakangi lensa) saat Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Mahakam 2026.
GELAR PASUKAN: Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara (membelakangi lensa) saat Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Mahakam 2026.

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Mahakam 2026, Kamis (12/3/2026) sore.

Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mapolres PPU dipimpin Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara serta dihadiri unsur Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten PPU, TNI, instansi pemerintah daerah, stakeholder terkait, dan para pejabat utama Polres PPU.

Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, guna mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idulfitri.

Baca Juga: Polres PPU Panen Jagung di Bank Tanah, Wujud Nyata Dukung Pangan Nasional

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara menegaskan bahwa Operasi Ketupat  Mahakam 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait. Sehingga, seluruh rangkaian arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan sekaligus komitmen bersama dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik maupun merayakan Idulfitri,” kata Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara.

Kapolres juga menjelaskan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, sehingga diperlukan kesiapsiagaan maksimal dari seluruh unsur pengamanan.

Baca Juga: Sisi Humanis Reserse di Bulan Suci, Satreskrim Polres PPU Bagi Takjil di Kampung Jatanras

Selain pengamanan jalur transportasi dan pusat keramaian, personel juga akan difokuskan pada pengamanan tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, serta lokasi strategis lainnya yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, balap liar, maupun konflik sosial, dengan meningkatkan patroli rutin serta memperkuat sinergitas dengan masyarakat dan mitra kamtibmas.

Sebagai bentuk dimulainya operasi, kegiatan apel juga diwarnai dengan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Mahakam 2026 kepada perwakilan personel yang terlibat dalam pengamanan.

Baca Juga: Jaga Kekhusyukan Ramadan, Polres PPU Pererat Kedekatan dengan Warga Melalui Safari Religi

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan taktis (rantis) dan sarana prasarana operasional yang akan digunakan selama operasi berlangsung.

Seluruh rangkaian kegiatan apel gelar pasukan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta diharapkan mampu memperkuat kesiapan seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum Lebaran.

Kapolres PPU juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga momentum Idulfitri dapat dirasakan dengan penuh kebahagiaan. “Mari kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia,” katanya.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#lebaran #ramadan #polres ppu #Operasi Ketupat Mahakam 2026