Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Harga Pangan di PPU Fluktuatif, Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Ari Arief • Rabu, 1 April 2026 | 15:55 WIB
Kepala Disketapang PPU Mulyono.
(dok/kp)
Kepala Disketapang PPU Mulyono. (dok/kp)

 KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memantau pergerakan harga komoditas pangan pokok di pasar-pasar tradisional.

Berdasarkan data terbaru per Rabu (1/4), sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga yang cukup signifikan, terutama pada sektor hortikultura dan perikanan.

Kepala Disketapang PPU, Mulyono, mengungkapkan bahwa kenaikan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai dan ikan-ikanan.

Baca Juga: Pemkot Balikpapan Kaji WFH ASN, Respons Imbauan Pusat Tekan Konsumsi BBM

Strategi pemantauan harga ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok dan menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.

Cabai Rawit dan Bawang Merah Melonjak


Komoditas pedas menjadi sorotan utama. Cabai rawit merah mengalami kenaikan drastis sebesar 20,47%, kini bertengger di harga Rp 109.286 per kilogram. Lonjakan ini diikuti oleh bawang merah yang naik 18,18% ke angka Rp 55.714 per kilogram. 

"Ada kenaikan cukup tinggi pada cabai rawit merah, naik sekitar Rp 18.572 dari harga sebelumnya. Begitu juga dengan bawang merah. Kami sedang memantau apakah ini kendala di pasokan distributor atau pengaruh faktor cuaca di daerah penghasil," ujar Mulyono, Rabu (1/4).

Baca Juga: Pemkab Paser Serahkan LKPD 2025 Unaudited ke BPK, Targetkan Opini WTP Kembali Diraih
Tidak hanya bumbu dapur, harga protein hewani dari sektor laut juga merangkak naik. Ikan kembung mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 25% menjadi Rp 50.000, disusul ikan tongkol yang naik 17,60% menjadi Rp 49.000 per kilogram.

"Sektor ikan tangkap memang sangat bergantung pada kondisi melaut para nelayan. Hari ini tercatat ada kenaikan antara Rp 7.000 hingga Rp10.000 per kilonya," tambahnya.

Daftar Harga Pangan Utama di PPU (1 April 2026)


Harga beras premium Rp 16.438 per kilogram masuk kategori stabil; beras medium Rp 13.656 per kilogram masuk kategori naik (0,23%).

 Kemudian, daging sapi murni Rp 150.000 per kilogram masuk kategori stabil, cabai rawit merah Rp 109.286 per kilogram masuk kategori naik (20,47%), daging ayam ras Rp 43.667 masuk kategori turun (-0,76%), garam konsumsi Rp 8.886 masuk kategori turun (-15,60%).


Di tengah beberapa kenaikan, masyarakat sedikit bernapas lega dengan turunnya harga beberapa kebutuhan lain.

Daging ayam ras mengalami penurunan tipis ke harga Rp 43.667 per kilogram. Kabar paling menggembirakan datang dari garam konsumsi yang harganya anjlok hingga 15,60% menjadi Rp 8.886 per kilogram.

Baca Juga: Polisi Temukan Lab Narkoba Rumahan di Apartemen Cipinang, Ribuan Ekstasi Siap Edar Diamankan

Selain itu, komoditas strategis seperti beras premium, daging sapi, dan minyak goreng kemasan terpantau masih stabil dan belum menunjukkan perubahan harga yang berarti.

Mulyono menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memastikan rantai pasokan ke PPU tetap lancar. 


"Masyarakat kami imbau untuk tetap tenang dan belanja sesuai kebutuhan. Kami pastikan stok pangan di gudang-gudang kita masih dalam kondisi aman," ujarnya.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#penajam paser utara #harga pangan #cabai rawit