KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus kesehatan masyarakat terus diperkuat oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU).
Melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud), aksi nyata bertajuk "Gerakan Asri" (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) digelar dengan menyasar kawasan pesisir Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, PPU, Jumat (10/4).
Berpusat di lingkungan RT 14, Babulu Laut, aksi bersih-bersih ini melibatkan personel Polairud Pospol Babulu Laut bersama perangkat desa setempat. Fokus utamanya adalah normalisasi area sungai serta pembersihan fasilitas umum dan sosial yang mulai terganggu oleh tumpukan sampah.
Baca Juga: Polres PPU Blender 42 Paket Sabu Senilai Rp24 Juta, Barang Haram Diduga Pasokan dari Samarinda
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Polairud AKP Abiyantoro, menjelaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar agenda rutin. Aksi ini merupakan langkah konkret menindaklanjuti arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait gerakan kebersihan pantai dan sungai nasional.
"Kami hadir untuk memastikan lingkungan pesisir kita tetap lestari. Melalui pembagian tugas kerja bakti atau kurve yang terorganisir, pembersihan area sungai dan fasilitas publik dapat berjalan lebih efektif dan maksimal," kata AKP Abiyantoro.
Dia menjelaskan, tak hanya fokus pada estetika lingkungan, Gerakan Asri ini juga menjadi benteng pertahanan kesehatan bagi warga pesisir. Mengingat ancaman penyakit musiman, Sat Polairud turut menggandeng Dinas Kesehatan PPU dan Puskesmas Babulu Laut.
Baca Juga: Jamin Kekhusyukan Tri Hari Suci, Polres PPU Perketat Pengamanan Gereja
“Selain menciptakan lingkungan yang resik, ini adalah langkah preventif kami dalam mencegah penyebaran penyakit, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD). Kami juga berkoordinasi untuk pelaksanaan fogging di titik-titik rawan,” tambah Kasat Polairud.
AKP Abiyantoro berharap aksi ini mampu memantik kesadaran kolektif masyarakat Babulu Laut untuk tidak lagi membuang sampah ke laut maupun sungai. Kelestarian ekosistem laut menjadi taruhan jika ancaman sampah plastik terus dibiarkan.
"Harapan kami, hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin erat. Kita ingin masyarakat merasa memiliki lingkungan yang sehat, sehingga tumbuh kesadaran untuk menjaganya secara berkelanjutan," ujarnya. (*)
Editor : Almasrifah