Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lantunan Ayat Suci Warnai Wisuda 1.500 Santri, Personel Polres PPU Kawal Hingga Tuntas

Ari Arief • Minggu, 19 April 2026 | 10:49 WIB
PROSESI WISUDA: Suasana wisuda 1.500 santri LPPTKA BKRMI Kabupaten Penajam Paser Utara.(ist/kp)
PROSESI WISUDA: Suasana wisuda 1.500 santri LPPTKA BKRMI Kabupaten Penajam Paser Utara.(ist/kp)

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Aula Lantai I Masjid Agung Al-Ikhlas, Nipahnipah, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) mendadak syahdu, Sabtu (18/4). Sedikitnya 1.500 santri bersama orang tua memadati rumah ibadah kebanggaan warga PPU itu.

Agenda besarnya satu yaitu wisuda santri ke-22 Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Quran-Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Kabupaten PPU.

Mengingat besarnya massa yang hadir, jajaran Polres PPU bergerak cepat melakukan pengamanan ketat. Sejak pukul 08.00 Wita, personel kepolisian sudah tampak bersiaga, memastikan prosesi sakral bagi generasi qurani ini berjalan tanpa kendala.

Baca Juga: Lima Hari Tanpa Kabar, Kakek Asal Giripurwa PPU Ditemukan Tak Bernyawa Usai Menjala Ikan di Kawasan Hutan

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Binmas AKP Bambang Purnomo, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan ini adalah wujud pelayanan maksimal. Pola pengamanan pun dilakukan dengan pendekatan yang lebih sejuk.

“Kami kedepankan sisi humanis. Personel diturunkan baik untuk pengamanan terbuka maupun tertutup. Targetnya jelas, memberikan rasa aman sehingga para santri dan orang tua bisa mengikuti prosesi wisuda dengan khidmat,” kata AKP Bambang Purnomo.

Pantauan di lapangan, titik fokus pengamanan tidak hanya berada di dalam aula, tetapi juga menyasar pengaturan arus lalu lintas di sekitar Masjid Agung. Hal ini dilakukan guna mencegah kemacetan mengingat tingginya volume kendaraan tamu undangan.

Baca Juga: Gaji ke-13 2026 Cair Mulai Juni, Bakal Dibayar Full atau Dipotong? Ini Kata Menkeu

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Setkab PPU, H. Sodikin, yang hadir mewakili Bupati PPU, Mujiat Noor. Dalam sambutannya, Sodikin memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi BKPRMI dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia.

Prosesi wisuda yang berlangsung hingga siang hari itu berjalan kondusif. Penyerahan penghargaan kepada santri berprestasi menjadi momen haru sekaligus membanggakan bagi para wali santri yang hadir.

“Koordinasi dengan panitia berjalan sangat baik. Hingga akhir acara, situasi tetap tertib dan terkendali. Ini merupakan komitmen kami dalam mendukung setiap kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan di wilayah Benuo Taka, PPU,” kata Bambang Purnomo.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#wisuda santri PPU #BKPRMI PPU #Masjid Agung Al-Ikhlas #pengamanan Polres PPU #kegiatan keagamaan PPU