KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Semenjak diberhentikan sementara karena perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres PPU kini beroperasi kembali. Pengoperasian dijadwalkan, Selasa (28/4/2026) besok.
Dalam pendistribusian di hari pertama, Kepala SPPG Polres PPU, Yoggi Adjie Nugroho, menyampaikan, tercatat ada empat sekolah yang menjadi sasaran utama pendistribusian, yakni SMAN 8 PPU, SMPN 21 PPU, SDN 038 PPU, dan TK Bhayangkari PPU.
"Meski terdapat dinamika jumlah siswa di lapangan, kami memastikan kuota distribusi tetap berjalan sesuai komitmen awal," kata Yoggi, Senin (27/4/2026). Selain itu, berdasarkan data terbaru, terdapat perubahan jumlah penerima di SMAN 8 PPU.
Hal itu dikarenakan siswa kelas 12 yang telah memasuki masa kelulusan. Ini menyebabkan total target penerima manfaat di sekolah tersebut mengalami penurunan. "Total keseluruhan dari empat sekolah yang sebelumnya 1.189 siswa menjadi 1.105 siswa," jelasnya.
Baca Juga: Izin Berakhir 2027, RS Sayang Ibu Balikpapan Segera Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Umum
Namun, pesanan bahan baku kepada penyuplai telah dilakukan sesuai angka awal. "Untuk pendistribusian besok (Selasa), kuota tetap di angka 1.189 paket. Kelebihan porsi akibat kelulusan siswa kelas 12 akan dialihkan sementara sebagai manfaat bagi panti asuhan di wilayah PPU yang belum terjangkau program MBG," jelasnya.
Terkait komposisi makanan, Yoggi, menegaskan bahwa seluruh siklus menu disusun langsung oleh tenaga ahli gizi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kandungan nutrisi tetap seimbang dan variasi menu tidak membosankan bagi para siswa.
Mengenai detail menu harian, pihak internal memilih untuk tidak mempublikasikannya secara luas sebelum proses pendistribusian selesai sepenuhnya. Langkah ini sebagai bentuk prosedur keamanan dan untuk menghindari hal-hal teknis yang tidak diinginkan di lapangan.
"Hingga saat ini, belum ada penambahan sekolah baru dalam daftar distribusi. Fokus utama masih tertuju pada optimalisasi layanan di empat sekolah yang telah ditetapkan sejak awal program," pungkas Yoggi. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo