KALTIMPOST.ID, Kecepatan respons Korps Bhayangkara di Penajam Paser Utara (PPU) kembali diuji.
Senin (27/4) malam, warga Kompleks Perumahan Korpri Griya Mutiara Indah, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU, sempat dibuat waswas.
Aroma gas menyengat mendadak menyeruak, mengindikasikan adanya kebocoran pada jaringan gas (jargas) di lingkungan tersebut.
Beruntung, warga sigap dengan memanfaatkan saluran darurat. Laporan yang masuk melalui hotline 110 segera direspons kilat oleh jajaran Polres PPU.
Tak butuh waktu lama, unit Pamapta yang dikomandoi Ipda Tiasmono langsung meluncur ke titik lokasi guna melakukan sterilisasi area.
"Begitu menerima aduan, tim langsung bergerak. Prioritas utama adalah pengamanan awal untuk meminimalisasi potensi bahaya (ledakan atau kebakaran) sekaligus memastikan warga tetap tenang," terang Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Ipda Tiasmono, Selasa (28/4).
Di lapangan, polisi tak bekerja sendiri. Koordinasi taktis dilakukan bersama petugas teknis jargas.
Langkah cepat ini membuahkan hasil; sumber kebocoran berhasil diisolasi dan diperbaiki dalam waktu singkat sebelum situasi memburuk.
Apresiasi pun datang dari akar rumput. Ketua RT 03 di perumahan tersebut, Damri, mengaku lega dengan gerak cepat aparat.
Menurutnya, respons hitungan menit ini sangat berarti bagi warga yang sempat khawatir akan keselamatan rumah mereka.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Polres PPU yang merespons cepat aduan kami melalui layanan 110. Petugas jargas juga sangat kooperatif di lapangan,” tutur Damri.
Ipda Tiasmono menegaskan bahwa kecepatan penanganan ini bukan sekadar kebetulan, melainkan manifestasi dari komitmen pelayanan prima.
Ia juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu menggunakan layanan 110 yang siaga 24 jam dan bebas pulsa.
“Setiap laporan yang masuk, baik itu gangguan kamtibmas maupun kejadian darurat seperti ini, akan kami tindak lanjuti secara profesional. Ini adalah jembatan utama masyarakat untuk mendapatkan kehadiran polisi secara cepat,” pungkasnya.
Insiden di Griya Mutiara Indah malam itu menjadi bukti bahwa layanan digital kepolisian bukan sekadar jargon, melainkan solusi nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga di lapangan.
Editor : Hernawati