Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bukan Demo! Hari Buruh di PPU Diwarnai Aksi Satpolairud Polres PPU Masuk Kampung, Sulap Jembatan Rusak Jadi Kokoh Lagi

M Ibrahim • Jumat, 1 Mei 2026 | 15:47 WIB
GOTONG ROYONG: Aksi sosial digelar Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Penajam Paser Utara bersama masyarakat pesisir. Mereka gotong royong memperbaiki jembatan nelayan.
GOTONG ROYONG: Aksi sosial digelar Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Penajam Paser Utara bersama masyarakat pesisir. Mereka gotong royong memperbaiki jembatan nelayan.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Penajam Paser Utara (PPU) jauh dari kesan tegang. Alih-alih turun ke jalan untuk berunjuk rasa, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres PPU justru memilih "turun ke laut" untuk berbaur dengan warga pesisir.

Kamis pagi (1/5), kawasan Kayu Api, Kecamatan Penajam, mendadak riuh. Personel kepolisian bersama warga setempat tampak bahu-membahu dalam balutan semangat gotong royong. Targetnya satu: memperbaiki jembatan kayu milik nelayan yang kondisinya sudah memprihatinkan.

Jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi nelayan itu sebelumnya mengalami kerusakan di beberapa titik. Jika dibiarkan, strukturnya yang rapuh bukan hanya menghambat kerja, tapi juga mengancam keselamatan warga yang melintas setiap hari.

"Momentum May Day tahun ini kami manfaatkan untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan akses utama nelayan ini kembali aman untuk digunakan," ujar Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Polairud Iptu Abiyantoro.

Baca Juga: Alarm Bahaya! 1.500 Buruh Tambang Kaltim Terancam PHK Massal, KSBSI: Jangan Sampai Jadi Musibah Sosial!

Di bawah komando Suharyoso dan Ketut, para personel Satpolairud terlihat cekatan memasang material kayu baru dan memperkuat fondasi jembatan. Keringat yang bercucuran seolah terbayar lurus dengan senyum warga yang melihat akses jalan mereka kembali layak.

Bagi warga pesisir Kayu Api, aksi ini lebih dari sekadar bantuan fisik. Kehadiran aparat yang mau ikut kotor-kotoran memperbaiki fasilitas umum menjadi bukti bahwa kemitraan antara polisi dan rakyat masih sangat kental di Bumi Tambun Bungai.

"Ini adalah bentuk kepedulian kami. Perawatan infrastruktur vital seperti jembatan ini memang tanggung jawab bersama. Semoga setelah diperbaiki, mobilitas ekonomi warga kembali lancar," imbuh Abiyantoro.

Kini, jembatan kayu tersebut sudah berdiri kokoh. Nelayan tak perlu lagi was-was saat memikul hasil laut menuju pasar. Aksi nyata di hari buruh ini menjadi pengingat bahwa dedikasi dan kerja keras tak melulu soal tuntutan, tapi juga soal pengabdian kepada sesama. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#May Day 2026 PPU #Jembatan Nelayan Penajam #Gotong Royong Hari Buruh #Infrastruktur Pesisir Penajam #Satpolairud Polres PPU