Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

 Pekan Depan di PPU, Hujan Ringan Mengawali, Udara Kabur Menghantui

Ari Arief • Minggu, 3 Mei 2026 | 17:20 WIB
Ilustrasi hujan ringan di kawasan IKN, PPU.(generate AI)
Ilustrasi hujan ringan di kawasan IKN, PPU.(generate AI)

 

KALTIMPOST.ID, - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Penajam Paser Utara (PPU) sepanjang pekan ini.

Berdasarkan pantauan radar, warga di Bumi Benuo Taka, PPU diminta untuk tetap bersiaga menghadapi dinamika cuaca yang didominasi oleh hujan ringan di awal pekan, disusul munculnya fenomena udara kabur di beberapa titik strategis.

Di pusat pemerintahan, Kecamatan Penajam, hujan ringan diprediksi akan menyiram wilayah ini mulai Minggu (3/5) hingga Senin (4/5). Namun, memasuki hari Selasa hingga Kamis, kondisi atmosfer akan berubah.

BMKG mencatat potensi terjadinya fenomena udara kabur yang konsisten selama tiga hari berturut-turut.

Dengan suhu stabil di angka 23 hingga 30 derajat Celcius dan kelembapan udara yang mencapai puncaknya di angka 99 persen, warga kemungkinan besar akan merasakan suasana yang cukup gerah atau "sumuk".

Kondisi yang sedikit berbeda terpantau di jantung Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku.

Mengawali pekan pada hari Minggu, Sepaku diprediksi akan menjadi wilayah paling sejuk dengan suhu maksimal hanya menyentuh 26 derajat celcius di tengah guyuran hujan ringan.

Meski demikian, warga dan pekerja konstruksi di IKN perlu mengantisipasi kenaikan suhu pada hari Kamis (7/5) yang diprediksi mencapai 31 derajat Celcius, meskipun potensi hujan ringan masih membayangi.

Sementara itu, untuk wilayah selatan di Kecamatan Waru dan Babulu, cuaca cenderung lebih dinamis.

Waru diperkirakan akan mengalami fluktuasi antara kondisi berawan dan hujan ringan, dengan suhu tertinggi mencapai 31 derajat Celcius pada pertengahan pekan.

Di sisi lain, Babulu diprediksi akan lebih banyak diselimuti mendung atau berawan mulai Selasa hingga Jumat, memberikan sedikit jeda dari intensitas hujan di awal pekan.

BMKG mengingatkan bahwa fenomena udara kabur yang muncul di tengah pekan perlu diwaspadai, terutama bagi para pengguna jalan trans-Kalimantan, karena dapat mengurangi jarak pandang secara signifikan.

Secara umum, meski tidak ada anomali suhu yang ekstrem, tingkat kelembapan yang tinggi menuntut warga PPU untuk lebih memperhatikan hidrasi dan kondisi kesehatan tubuh.

Masyarakat disarankan untuk tetap memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala, mengingat karakteristik cuaca di wilayah pesisir Kalimantan Timur yang kerap berubah secara mendadak akibat pengaruh angin laut.

Editor : Hernawati
#cuaca terbaru #Prakiraan Cuaca PPU #bmkg #cuaca