KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Suasana khidmat tampak di halaman Mapolres Penajam Paser Utara (PPU) pada Senin (4/5/2026) pagi.
Tepat pukul 08.00 Wita, jajaran kepolisian menggelar upacara kenaikan pangkat pengabdian sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas personel selama bertugas.
Upacara tersebut dipimpin Inspektur Upacara, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara. Kegiatan ini turut diikuti oleh sejumlah pleton dari berbagai satuan, mulai dari Samapta, Lalu Lintas, Reserse, hingga Intelkam, yang menunjukkan kekompakan dan soliditas internal Polres PPU.
Baca Juga: Cegah Karhutla, Sat Samapta Polres PPU Intensifkan Patroli Bersama Masyarakat
Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada AKP Andi Purwadi, yang resmi naik satu tingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Polisi (Kompol).
Momentum ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa haru bagi rekan sejawat dan keluarga yang turut menyaksikan.
Dalam amanatnya, AKBP Andreas Alek Danantara menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda jabatan di seragam, melainkan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, disiplin, dan kinerja yang telah ditunjukkan selama bertugas.
“Kenaikan pangkat ini adalah amanah. Tanggung jawab yang diemban semakin besar, sehingga menuntut peningkatan profesionalisme, integritas, serta keteladanan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Baca Juga: Sigap di Dermaga, Satpolairud Polres PPU Jadi ‘Polisi Penolong’
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kompol Andi Purwadi atas pengabdiannya selama menjadi anggota Polri.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak diperoleh secara otomatis, melainkan melalui proses penilaian ketat terhadap rekam jejak, integritas, dan loyalitas.
Tak lupa, ucapan terima kasih turut disampaikan kepada keluarga yang selama ini memberikan dukungan penuh, sehingga yang bersangkutan mampu menyelesaikan masa tugas dengan baik hingga menjelang purna bakti.
Rangkaian upacara berlangsung tertib, mulai dari laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, pembacaan doa, hingga penutupan. Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.
Upacara ini menjadi pengingat bahwa setiap bentuk pengabdian yang tulus akan selalu mendapat tempat dan penghargaan, sekaligus memotivasi seluruh personel untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (*)
Editor : Almasrifah