Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PPU Siapkan 5 Jabatan Kosong, Targetkan Rampung dalam 72 Hari 

Ahmad Maki • Senin, 4 Mei 2026 | 16:16 WIB
TANPA CAMPUR TANGAN: Mudyat Noor memastikan pengisian jabatan akan diisi individu yang tepat.
TANPA CAMPUR TANGAN: Mudyat Noor memastikan pengisian jabatan akan diisi individu yang tepat.
 
 
KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah mempercepat proses pengisian jabatan kosong, khususnya di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada jabatan Pimpinan Tinggi Pratama eselon II.
 
Bupati PPU, Mudyat Noor, menyampaikan, saat ini panitia seleksi telah menyusun seluruh instrumen yang diperlukan untuk pelaksanaan seleksi terbuka atau open bidding.
 
Baca Juga: Pledoi Dayang Donna: Pengacara Sebut Dakwaan KPK Rapuh, Hanya Berdasar Satu Saksi dan Tanpa Bukti Niat Jahat
 
"Sudah, proses selter (seleksi terbuka) kan panitia sudah menyusun semua. Iya, open bidding," ujar Mudyat Noor ditemui belum lama ini.
 
Menurutnya, pelaksanaan open bidding direncanakan akan mengikuti prosedur yang matang. Diperkirakan, seluruh rangkaian proses hingga pengisian jabatan akan memakan waktu sekitar 72 hari terhitung sejak Maret lalu.
 
Serupa dengan mekanisme yang biasa dilakukan di tingkat provinsi. Ia menegaskan, bahwa pengisian jabatan dipastikan setiap posisi diisi oleh individu yang tepat.
 
"Kita ingin yang terpilih nanti benar-benar yang terbaik, mampu bekerja, dan bisa mengikuti irama kerja kita untuk berkolaborasi membangun PPU," jelasnya.
 
Baca Juga: Pebulutangkis Bontang Juara 3 Liga Swiss, Ukir Prestasi di Kancah Internasional
 
Disinggung terkait adanya isu jual - beli jabatan, Mudyat Noor, menjamin bahwa proses seleksi ini akan berlangsung jujur dan transparan. Tidak ada ruang bagi praktik KKN maupun isu jual-beli jabatan.
 
Ia berharap kriteria utama bagi para calon pemimpin SKPD baru, selain kreatif dan inovatif, serta mampu mengelola program di tengah keterbatasan fiskal yang ada. Diharapkan dapat berintegritas dan memiliki komitmen kuat untuk bekerja, bukan sekadar menjalankan rutinitas.
 
"Diharapkan mampu mengubah budaya kerja ASN menjadi lebih baik dan tertata. Dapat menjadi fondasi dasar bagi pembangunan PPU agar terus maju dan berkelanjutan, siapapun pemimpinnya akan datang. Proses itu dipastikan akan berjalan secara adil bagi seluruh peserta yang memiliki kompetensi" pungkasnya.
 
Baca Juga: SPMB 2026 Segera Disosialisasikan, MKKS SMA Bontang Siapkan Skema Teknis 
 
Diketahui, hingga saat ini, lima posisi strategis di lingkungan pemerintahan masih diisi Pelaksana Tugas (Plt), sembari menunggu penetapan pejabat definitif.
 
Kelima instansi tersebut meliputi Dinas Kesehatan (Diskes), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika (DisKominfo), serta Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang).
 
Sebelumnya, Sekretaris BKPSDM PPU, Nurwati, menyampaikan, setidaknya ada kuota sekitar 20 pelamar untuk mengisi 5 OPD tersebut, dengan rata-rata 4 calon per jabatan.
 
Baca Juga: Pebulutangkis Bontang Juara 3 Liga Swiss, Ukir Prestasi di Kancah Internasional
 
"Sesuai aturan, minimal harus ada 3 peserta yang lolos seleksi administrasi untuk setiap posisi yang dilelang," katanya. (ami)
Editor : Dwi Restu A
#lima jabatan #masih kosong #penajam paser utara #Mudyat Noor