Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Harga Pangan di PPU Fluktuatif, Cabai Merah dan Ikan Tongkol Alami Kenaikan  

Ari Arief • Minggu, 10 Mei 2026 | 16:35 WIB
Kepala Disketapang PPU, Mulyono.
Kepala Disketapang PPU, Mulyono.

KALTIMPOST.ID, - Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Penajam Paser Utara (PPU) merilis data terbaru mengenai perkembangan harga komoditas pangan pokok di wilayah Bumi Gerbang Nusantara.

Berdasarkan pantauan per 5 Mei 2026, sejumlah komoditas terpantau mengalami fluktuasi harga, sementara sebagian besar kebutuhan dasar lainnya cenderung stabil di tingkat pedagang.

Kepala Disketapang PPU, Mulyono, mengungkapkan bahwa pergerakan harga yang cukup menonjol terjadi pada kelompok hortikultura dan perikanan.

Komoditas cabai merah keriting tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,16 persen menjadi Rp 54.375 per kilogram, yang diikuti oleh kenaikan cabai merah besar sebesar 1,12 persen ke angka Rp 56.250 per kilogram.

Selain itu, sektor perikanan juga menunjukkan tren peningkatan harga, khususnya pada ikan tongkol yang naik 2,08 persen menjadi Rp 35.000 per kilogram.

Meskipun terdapat kenaikan, Mulyono menyebutkan ada kabar baik bagi konsumen karena harga cabai rawit merah dan ikan bandeng justru mengalami penurunan.

Cabai rawit merah turun 1,79 persen ke harga Rp 68.750 per kilogram, sedangkan ikan bandeng turun 2,26 persen menjadi Rp 28.833 per kilogram.

Untuk komoditas pokok lainnya seperti beras premium, harga sedikit terkoreksi naik 0,37 persen menjadi Rp 16.675 per kilogram, sementara beras SPHP dan beras medium terpantau tetap stabil masing-masing di harga Rp 13.000 dan Rp 14.025 per kilogram.

Mulyono juga memaparkan bahwa stabilitas harga juga terlihat pada komoditas krusial seperti daging sapi murni yang bertahan di angka Rp 150.000 per kilogram, telur ayam ras pada kisaran Rp 31.167, serta bawang putih seharga Rp 39.000 per kilogram.

Ia menegaskan bahwa secara umum pasokan pangan di PPU masih dalam kategori aman dan terkendali.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan karena fluktuasi yang terjadi saat ini masih dianggap dalam batas kewajaran dinamika pasar.

Editor : Hernawati
#pasar #harga pangan #Bahan pangan #disketapang PPU