Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Siapkan Pondasi Keluarga Berkualitas Sejak Dini, Siswa Sekolah di PPU Bakal Diajarkan Perencanaan Materi SSK

Ahmad Maki • Rabu, 20 Mei 2026 | 19:55 WIB
dr Jansje Grace Makisurat.
dr Jansje Grace Makisurat.

PENAJAM- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Penajam Paser Utara (PPU), terus mematangkan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program ini dirancang untuk membangun pondasi keluarga yang berkualitas sejak usia dini.

Kepala DP3AP2KB PPU, dr Jansje Grace Makisurat, menyampaikan bahwa SSK bukanlah mata pelajaran baru yang berdiri sendiri, melainkan materi yang diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada.

"Jadi, itu bukan ada mata pelajaran baru, cuman di mata pelajaran tertentu bisa disisipkan terkait masalah kependudukan," ujar dr Graca sapaan akrabnya, Rabu (20/5).

Menurutnya, selama ini pihak sekolah hanya mengajarkan teori umum tanpa menyentuh esensi praktisnya. Melalui program SSK, para siswa akan dibekali pemahaman nyata mengenai kehidupan remaja yang berkualitas, perencanaan keluarga, hingga kesehatan reproduksi.

Seperti cara menjaga kebersihan dan kesehatan alat reproduksi hingga matang secara usia untuk berkeluarga. "Itu kan sebelumnya tidak diajarkan di sekolah. Nah, sekarang ini masuk di kurikulum," jelasnya.

Dalam implementasinya, perwakilan guru sekolah di wilayah kabupaten dikumpulkan untuk mengikuti pelatihan khusus agar siap menjadi narasumber bagi siswa. Dalam kegiatan tersebut, para guru diwajibkan membawa laptop untuk mengoperasikan aplikasi pelaporan.

"Apa yang mereka ajarkan itu dimasukkan di aplikasi. Jadi (perwakilan) hadir bawa laptop, mengisi aplikasi, sekaligus menyusun materi pembelajaran apa yang bisa dimasukkan di mata pelajaran yang ada di sekolah," jelasnya.

Disinggung terkait evaluasi jalannya program, DP3AP2KB tentu tidak dilepas begitu saja. Di lapangan, para guru akan dikawal dan dimonitor langsung oleh teman-teman Penyuluh Keluarga Berencana (KB).

“Penyuluh KB juga disiapkan untuk memberikan bimbingan jika guru menghadapi kendala atau pertanyaan seputar materi edukasi tersebut,” pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Sekolah Siaga Kependudukan #Penajam Paser Utara (PPU)